Napak Tilas Sejarah UMM Sambil Mancing dan Uklam Santuy 2019

Asyikkk !! Ibu Ibu kompak joget bersama acara Uklam santuy di danau depan GKB I UMM.

MALANG – Safari event dalam rangka milad ke-55 Tahun Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berjalan sangat meriah.

.
Setelah penyelenggaraan Turnamen Golf di bulan Oktober lalu, kali ini kembali UMM gelar lomba mancing dan jalan santai (Uklam Santuy), Minggu (1/12/2019 Uniknya, kedua event ini dijadikan momen khusus untuk menapak tilas sejarah UMM dari masa ke masa. Termasuk berbagai raihan, kiprah, dan kontribusi kampus yang dikenal dengan sebutan Kampus Putih ini untuk memajukan umat dan Bangsa.

Suasana lomba mancing

.
Agenda mancing sendiri diadakan di danau depan Gedung Kuliah Bersama kampus III UMM. Saat acara berlangsung, sisi kolam dipenuhi para pemancing.
Mereka saling berlomba untuk memperebutkan berbagai hadiah menarik. Termasuk penyelenggaraan Uklam Santuy atau jalan santai yang diikuti ribuan peserta. Peserta diajak ke rute tak biasa, yakni ke rute-rute yang bahkan jarang dilalui civitas akademika UMM sendiri.

.
Selaku koordinator acara Uklam Santuy, Jamroji, S.Sos., M.Comms, menjelaskan bahwa rangkaian acara ini sekaligus ingin memanfaatkan fasilitas sarana dan prasarana yang UMM miliki. “Seperti rute gerak jalan yang melewati Goa Satwa Taman Rekreasi Sengkaling UMM dan memancing di danau depan GKB I,” jelas Jamroji.

.
Uklam Santuy dimulai dari depan GKB IV Kampus III UMM pada pukul 06.00 WIB, dibuka oleh Dr. H. Fauzan selaku Rektor UMM. Menariknya, para peserta diwajibkan membawa tumbler (botol minum) sendiri untuk mengurangi sampah plastik. Aksi ini juga untuk mengkampanyekan diet sampah plastik. Makan sarapan juga dibungkus dengan daun pisang, sehingga tidak menyisakan bungkus plastik.

Rektor UMM Dr. H. Fauzan

.
Disediakan pula kupon untuk diundi hadiah berupa perabot rumah tangga, rekening tabungan berisikan nominal tertentu, kupon menginap di Kapal Garden Hotel UMM, hingga pamungkasnya adalah sepeda bebek berjenis matic.

.
“Luar biasa, acara kali ini saya rasa lebih ditujukan untuk kebersamaan. Selain acaranya berlangsung santai, juga tidak bikin banyak mikir. Kita juga bisa merayakannya sembari olahraga. Selaras dengan tagline nya, dari Muhammadiyah untuk Bangsa, semoga UMM terus mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap Ermanu Azizul Hakim, salah-satu peserta Uklam Santuy saat ditemui di sela-sela acara.

.
Selain untuk merekatkan persaudaraan sekaligus silaturahmi para civitas akademika UMM dan warga sekitar kampus III UMM, acara ini terbersit doa yang mewakili seluruh keluarga di lingkungan Kampus Putih. “Semoga tetap dapat membagikan ilmu yang barokah, tetap istiqomah, dan terus maju untuk kemaslahatan bersama,” tambah Musaffak S.Pd, salah satu peserta kegiatan Uklam Santuy.

.
Tak sampai di sini, semarak peringatan Milad juga bakal dilanjut dengan kegiatan lainnya. Di antaranya sayembara karya masterpiece, sayembara business plan, sayembara karya kreatif video, sayembara karya kreatif Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), sayembara menulis surat untuk rektor dan banyak lainnya. Puncaknya, prosesi akan ditutup dengan agenda malam resepsi UMM Award dan Music Orchestra. (*)(JKW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *