Cegah Corona, ITN Malang Pasang Wastafel Buatan Teknik Mesin Industri (D-4), Sarjana Terapan

Foto: Seorang karyawan sedang mencuci tangan di wastafel Kampus ITN Malang.

Minggu, 12 April 2020
.
Malangpariwara.com
Terapkan PHBS Kampus ITN Malang pasang Wastafel Kampus cegah penularan virus yang saat ini menjadi wabah global
dan telah banyak merenggut nyawa manusia.

.
Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memasang bak cuci tangan di depan rektorat, tepatnya disebelah mesin absen deteksi wajah karyawan.

.
Bak cuci tangan ini merupakan salah satu cara ITN Malang yang di kenal dengan Kampus Biru itu untuk membantu pencegahan penyebaran Covid-19.

.
Bak cuci tangan buatan Teknik Mesin Industri (D-4), Sarjana Terapan ini berbahan stainless sehingga lebih tahan lama dan mudah dipindahkan.

.
Dilengkapi dengan dua tempat di kanan dan kiri bak untuk menempatkan sabun cair dan hand sanitizer.

.
“Kami buat tanpa tandon, langsung dihubungkan dengan kran air yang paling dekat, sehingga tidak menyusahkan dalam pengisian air. Kalau semisal sewaktu-waktu airnya tidak mengalir maka bisa membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang sudah disediakan di situ (bak cuci tangan),” kata Rektor ITN Malang Dr. Ir. Kustamar, MT

.
Rencana awal ITN membuat tempat cuci tangan selain dipasang di kampus juga akan diberikan ke sekolahan SMA/SMK. Tapi berhubung sekolahan diliburkan akhirnya rencana bergeser ke tempat-tempat umum.

.
“Nantinya bak cuci tangan akan dipasang di tempat-tempat umum yang masih banyak dikunjungi oleh masyarakat, seperti pasar dan mall, setelah siswa masuk baru bisa ke sekolah-sekolah. Dengan desain yang bagus dan tahan lama, maka anak-anak senang dan menjadi terbiasa cuci tangan. Tentunya kami diseleksi dulu, tidak semua tempat,” imbuhnya.

.
Sebagai awal bak cuci tangan sudah dipasang di kampus 1 ITN Malang pada awal bulan April kemarin.

.
Dengan dipasangnya alat ini, diharapkan untuk semua karyawan dan tamu yang datang ke kampus wajib mencuci tangan terlebih dulu dan dengan dipasangnya alat ini diharapkan setiap karyawan dan tamu yang datang ke kampus bisa mencuci tangan sesering mungkin untuk mencegah penularan Covid 19 melalui kontak tangan bisa terhindarkan.

.
Penerapan Prototipe kampus tangguh sudah terpatri di hati para dosen dan mahasiswa.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) program khusus dari pemerintah Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan ini benar benar dijalankan warga kampus,” ujar Rektor ITN Malang Dr. Ir. Kustamar, MT saat di hubungi melalui selulernya Minggu(12/4/20).

.
Program PHBS dijalankan melalui proses penyadaran keluarga kampus. Dengan ini, tiap individu diharapkan menjadi sadar kesehatan dan menjadi contoh kebiasaan sehingga mampu menjalankan perilaku bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-harinya, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir.

.
“Perilaku hidup bersih dan sehat ini bertujuan menjaga kebersihan pribadi dan mencegah 
penularan berbagai penyakit melalui tangan yang terkontaminasi kuman,” terangnya lagi.

.
“Saya menghimbau kepada seluruh civitas Akademika ITN Malang dan masyarakat umum untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” tandasnya.( JKW )

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *