Kapolresta Malang Kota Dan Dandim 0833 Kota Malang Buktikan GWS Sebagai Role Model Kampung Tangguh Mandiri

Foto: Ketua Posko Relawan Purwantoro Bambang Irianto mendampingi Muspika melihat langsung blonjo gratis bersama Ageng Wijaya Kusuma ketua RW.05 GWS.

Selasa, 26 Mei 2020

Malangpariwara.con – Sebagai wujud antisipasi dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Virus Corona (Corona Virus Disease/Covid-19), berbagai kampung di kota Malang mulai menerapkan konsep Kampung Tangguh.

Salah satunya adalah RW 5 di kelurahan Purwantoro yang dikenal dengan sebutan Glintung Water Street yang menerapkan Kampung Tangguh Mandiri.

Penerapan konsep kampung tangguh mandiri di RW 5 Purwantoro tersebut dikunjungi oleh Kapolresta Malang Kota KB Leonardus Harapantua Simarmata dan Dandim 0833 kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson siang hari tadi, Selasa (26/05/2020).

KBP Leonardus Harapantua Simarmata dan Letkol Inf Tommy Anderson beserta rombongan melakukan peninjauan ke Lumbung Pangan di bidang pertanian, perikanan dan peternakan yang ada di RW 5 dan kemudian melakukan dialog bersama warga RW 5 Purwantoro.

Paparan konsep Kampung Tangguh Mandiri yang diterapkan di kampung Glintung Water Street tersebut disampaikan oleh Bambang Irianto dari Kampung Glintung Go Green (3G) yang merupakan Pembina Lingkungan di wilayah Glintung tersebut.

“Sebelum terjadinya pandemi Virus Corona (Covid-19) Kampung 3G sudah melaksanakan konsep Kampung Tangguh dan menjadi destinasi wisata di kota Malang. Oleh karena itu, saya melakukan replikasi Kampung 3G di wilayah lain seperti di RW 5 Purwantoro ini dengan menyesuaikan kondisi yang ada di RW 5 Purwantoro ini, sementara dimasa sulit karena Pendemi di motori ibu PKK setiap hari di balai RW digelar blonjo gratis, dimana warga yang mampu, menyumbangkan bahan makanan apapun untuk warga yang membutuhkan secara gratis dan tentunya mengambil secukupnya sesuai kebutuhan keluarga,” ungkap penerima Kalpataru untuk kategori Pembina Lingkungan ini.

Sementara itu Ketua RW 5 Purwantoro Ageng Wijayakusuma menyampaikan pihaknya sudah membentuk Gugus Tugas KTN dan melaksanakan kordinasi dengan Posko Relawan Covid-19 di kelurahan Purwantoro termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Untuk menanggulangi banjir telah dibuat drainase dengan cara bergotongroyong. Kampung Tangguh Mandiri diwujudkan dengan berbagai upaya seperti jimpitan beras, shodaqoh pangan, urban farming dan bank sampah,” ungkap Ketua RW 5 Purwantoro.

Kapolresta Malang Kota KBP Leonardus Harapantua Simarmata menyampaikan dirinya sangat terkesan dengan penerapan Kampung Tangguh di RW 5 Purwantoro tersebut.

“Setelah melihat kondisi di sini dan apa yang telah dilakukan warga masyarakat kita melihat adanya ketangguhan falam hal keamanan, kesehatan, pangan hingga piranti berkomunikasi,” ungkap Kapolresta Malang Kota.

Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson bersama Kapolres Malang Kota KBP Leonardus Harapantua Simarmata

Sementara itu, Komandan Kodim 0833 kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson menyampaikan jika konsep Kampung Tangguh tersebut jika dikelola dengan sungguh-sungguh maka hisa menjadikan kampung tangguh tersebut sebagai kampung yang mandiri.

“Harapan kita Kampung Mandiri di sini bisa menjadi salah satu contoh pentingnya menyiapkan Kampung Tematik dengan menumbuhkan jiwa gotong royong dan kebersamaan agar Kampung Tangguh Mandiri RW 5 Purwantoro ini bisa menjadi kampung unggulan di kota Malang,” ungkap Dandim 0833 kota Malang.

Dalam kunjungan Kapolresta Malang Kota dan Dandim 0834 kota Malang ini diikuti sekitar 60 orang yang terdiri dari warga dan pengurus RW 5 Purwantoro termasuk Danramil Blimbing dan Kapolres Blimbing kota Malang. (JKW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *