Tanpa Incumbent Polinema Jaring Direktur Baru Periode 2021-2025

Foto: Panitia penjaringan calon Direktur Polinema(ist)

Malang, 4 Juni 2021

Malangpariwara.com
Tahun ini Politeknik Negeri Malang ( POLINEMA) punya Gawe besar, yakni memilih direktur baru periode 2021-2025.

Tanpa kandidat Incumbent, pertarungan calon Direktur Polinema bakal ramai, direncanakan penyaringan pendaftar calon Direktur dilaksanakan 28 Juni 2021 – 2 Juli 2021 mendatang.

Ketua Panitia Pemilihan M. Nanak Zakaria, S.T., M.T menjelaskan bahwa saat ini telah terbentuk panitia khusus penjaringan Direktur baru Polinema.

” Kami dibentuk oleh Senat yang secara otomatis kami independen tidak punya hak suara. Dan ada perbedaan kepanitiaan ini lantaran ada yang berbeda dari komposisi panitia pemilihan direktur pada tahun ini. Di periode sebelum-sebelumnya, panitia adalah mereka yang menjabat sebagai anggota Senat,” katanya.

Pemilihan tanpa Incumbent ini, karena
Direktur Polinema periode 2017-2021 Drs Awan Setiawan MM diketahui akan segera purna jabatan terhitung mulai 1 Oktober 2021 mendatang.

Sedangkan roda kepemimpinan lembaga pendidikan vokasi negeri terbaik di Indonesia ini harus tetap berlangsung. Dari informasi yang disampaikan Panitia penjaringan, Awan Setiawan hanya bisa menjabat satu periode, alias tidak bisa mencalonkan kembali karena faktor usia yang disyaratkan tak boleh lebih dari 60 tahun.

Lanjut Nanak, ada yang berbeda dari komposisi panitia pemilihan direktur pada tahun ini. Di periode sebelum-sebelumnya, panitia adalah mereka yang menjabat sebagai anggota Senat.

Namun pemilihan saat ini, panitia diambil dari luar keanggotaan senat. Pembentukannya dari masing-masing perwakilan jurusan. Total panitia ada sembilan orang.

“Masing-masing diambil satu perwakilan dari jurusan yang ada yakni 7 jurusan. Sisanya dua orang dari kepegawaian dan akademik,” ungkap Nanak, Kamis (3/6/21).

Panitia ini kata dia merupakan kepanjangan tangan dari senat. Semua aturan yang membuat dari senat, dan sebagai pelaksananya adalah panitia itu sendiri.

Alhasil, panitia bekerja harus sesuai dengan aturan dari senat, tidak boleh bertentangan. Panitia pun tidak memiliki hak suara dan harus bersikap netral.

“Kami netral dan tidak bisa mempengaruhi anggota senat,” tegasnya.

Panitia telah mengumumkan lewat media sosial, pemasangan baliho, banner dan poster di setiap jurusan dan tempat-tempat strategis lingkungan kampus.

Panitia juga menyebar informasi perihal dibukanya pendaftaran bakal calon direktur di Politeknik Negeri lainnya. Sebab, pihak luar Polinema tetap diizinkan mendaftarkan diri asalkan memenuhi persyaratan.

“Sekarang sudah masuk tahap pendaftaran bakal calon, dimulai 10 Mei 2021 sampai 11 Juni 2021. Sementara masih ada dua yang mendaftar,” ujarnya.

Secara teknis, panitia melakukan penjaringan minimal empat orang pendaftar. Jika sampai hari terakhir pendaftaran kuota tersebut belum terpenuhi, panitia akan menetapkan perpanjangan waktu pendaftaran, hingga terpenuhi kuota 4 pendaftar.

Setelah penjaringan selesai, selanjutnya akan ada rapat internal senat untuk menentukan tiga calon. Penyaringan bakal calon dilakukan 28 Juni 2021 – 2 Juli 2021.

“Untuk pemilihan nanti ada dua yakni dari senat sendiri dengan bobot 65 persen, dan Pak Menteri dengan bobot 35 persen,” tambahnya.

Komposisi senat diisi oleh 41 orang yang terdiri atas direktur, 4 pembantu direktur, 7 ketua jurusan, dan sisanya perwakilan para dosen.

Panitia berharap proses pemilihan Direktur Polinema periode 2021-2025 berjalan demokratis dan lancar. Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu mempertahankan Polinema sebagai politeknik negeri terbaik dengan peminat dan mahasiswa terbanyak di Indonesia. (JKW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *