Sasar 500 Warga Kampus dan Sekitarnya, UNIDA Gandeng Kesdam V/Brawijaya Gelar Vaksinasi Bosster

Foto: mahasiswi UNIDA jalani Vaksinasi(Djoko W)

Rabu, 27 April 2022

Mangpariwara.com – Bertempat di Ruang kuliah lantai dua Universitas Wisnuwardhana Malang ( UNIDA) ratusan mahasiswa dan warga sekitar kampus mengikuti Vaksinasi Booster dari tim mobile Kesdam V/Brawijaya.

Firina Lukita Ningtyas Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UNIDA bersama Kapten Agung Rahmat Ketua tim mobile Kesdam V Brawijaya memantau pelaksanaan vaksinas(Djoko W)

Firina Lukita Ningtyas Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UNIDA mengatakan, untuk kegiatan vaksin booster
hari ini dikhususkan untuk mahasiswa dan masyarakat umum.

“Jadi kita memang membuka tidak hanya mahasiswa tapi juga semua. tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga masyarakat Malang yang membutuhkan.

“Ada 500 dosis yang disiapkan jenis Astrazaneca. Tapi kalau misalkan ada Ibu hamil dan menyusui dan juga mengandung itu nanti bisa disediakan vaksin pfiser. Untuk dosis 1,2 dan 3. cuman kita fokuskan untuk vaksin booster,” terangnya.

Sebelah kanan Firina(Djoko W)

Firina menambahkan bahwa vaksin diberikan khusus kepada warga yang sebelumnya telah mendapatkan vaksin dosis 1 dan 2. Menurutnya, pemberian vaksin booster dirasa sangat penting untuk lebih memaksimalkan imunitas tubuh dalam melawan virus Covid-19.

“Vaksin booster ini sangat penting sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus covid-19. Selain juga dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya kepada Malangpariwara Rabu(27/4/22).

Lebih lanjut dikatakan Firina, kegiatan vaksin diawali dengan proses screening. Menurutnya, proses ini penting untuk memastikan bahwa peserta vaksin benar-benar memenuhi syarat untuk menerima vaksin.

“Usai screening, baru kemudian dilaksanakan vaksinasi secara bergiliran sesuai nomer urut antrian yang telah ditentukan oleh tim medis,” jelasnya

Setelah mendapatkan vaksin, peserta tidak diperkenankan langsung pulang. Tapi harus dilakukan observasi lebih dulu selama 30 menit.

“Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius, maka penerima vaksin diminta untuk tetap tinggal di tempat pelayanan vaksinasi selama 30 menit sesudah vaksin,” tandasnya.

Selain itu juga untuk mahasiswa, kita mendorong mahasiswa untuk persiapan pembelajaran secara luring. Diharapkan nanti ketika sudah mulai tatap muka semua mahasiswa sudah divaksin.

Lettu CKN koat Yufi Andani wakil ketua pelaksana dan tim mobile Kesdam V Brawijaya(Djoko W)

Sementara itu Lettu CKN koat Yufi Andani menjelaskan, untuk hari ini Tim Mobile Kesdam V Brawijaya melibatkan sekitar 22 orang untuk pelaksanaan vaksin di Wisnuwardana dimana ada 6 bagian untuk scanning untuk penyuntikan lanjut input data yang dimana langsung masuk ke Peduli Lindungi. Vaksin yang kami sediakan jenis Sinovac, Pfizer, dan Aztrazaneca untuk vaksin booster. Sedangkan untuk vaksin pfizer untuk Ibu hamil, menyusui, komorbit dan lansia.

“kami siapkan 600 dosis selama 1 hari, kita utamakan kenyamanan. Mari kita membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksin booster dan membantu kesehatan tubuh diri sendiri dimana kita akan mendapatkan tubuh yang sehat, kuat dan jiwa yang sehat,” tukasnya.

Setiap manusia memiliki imun yang berbeda. Reaksi dari vaksin pun kalau misalkan dari booster kita tidak banyak menemukan hal efek samping.

Alhamdulillah selama ini berjalan lancar aman sehingga kita bisa membantu masyarakat lebih mudah untuk menjalani program pemerintah,”pungkas Lettu CKN koat Yufi Andani.(Djoko Winahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.