LSM Prodesa Soroti Banyak Gedung Sekolah Di Kabupaten Malang Tidak Layak

Caption ; Kondisi Salah satu bangunan SDN Srimulyo 4 Kecamatan Dampit Kabupaten Malang yang cukup memprihatinkan.( Yono)

Minggu, 19 Juni 2022

Malangpariwara.com-
LSM Prodesa Soroti Kondisi sekolah dasar negeri 04 Srimulyo Kecamatan Dampit Kabupaten Malang yang memprihatinkan perlu perhatian dari dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Abdul Latif, Kordinator wilayah Kecamatan Dampit menjelaskan, sekolah yang rusak yang diajukan ke dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Ada 5 lembaga di Kecamatan Dampit yakni SDN 1 Dampit, SDN 7 Pamotan, SDN 3 SRIMULYO, SDN 2 Sukodono, SDN 3 Sukodono.

“Kondisi yang rusak parah di SDN Sukodono 3 dengan rehab empat lokal dengan kondisi atapnya, tembok dan lantainya kurang memungkinkan, ” ungkapnya.

Kusaeri, LSM Prodesa mengatakan banyak persoalan infrastruktur baik dinas PU, dinas Pendidikan di Kabupaten Malang seperti jalan, jembatan, bangunan gedunge sekolah rusak karena bagian perencanaan kurang baik dalam memetakan hal tersebut.

Menurutnya, persoalan ini tidal lepas karena pandemi sehingga anggaran untuk refocusing pandemi covid 19 sehingga jalan dan perbaikan infrastruktur menjadi lambat.

” Lambat karena pandemi, tapi yang tidak kalah kurang baik perencana yang kesanya hanya copie paste, sehingga saat cek lapangan terjadi personal,” Ujarnya.

Caption : Foto Kamar Mandi siswa sis will SDN Srimulyo 04 Kecamatan Dampit Kabupaten Malang yang perlu perhatian serius.(Djoko Wi)

Ruangan di SDN Srimulyo 4 Dampit kondisinya rusak berat, atap – atap bolong dan kayu dari atap dan langit – langit sudah banyak yang jatuh ke dalam kelas, demikian juga Kamar Mandinya perlu perhatian secara serius.

“Pernah mengalami kejadian hampir tertimpa balok kayu dari atap saat 2017. Semenjak itu guru – guru mulai menonaktifkan kelas yang sudah rusak dan memindahkan pengajaran di mushola dan rumah warga hingga saat ini, ” salah satu wali siswa .

Diketahui, total jumlah siswa dari kelas 1 SD sampai 6 SD sebanyak 158 siswa, Diana siswa laki – laki 78 sushi perempuan 80 dengan jumlah rombel enam kelas dengan memakai kurikulum -13 dengan SK pendirian 01-1-1972.( Yono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.