PKS Jatim Temui Gubernur Khofifah Bawa Pesan Semangat Kolaborasi Jawa Timur

Foto: Bawa Pesan Semangat Kolaborasi Jawa Timur PKS temui Gubernur Jatim Khofifah(PKS)

Selasa, 21 Juni 2022

Malangpariwara.com – Usai Puncak Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta beberapa waktu lalu yang mengusung tema Kolaborasi untuk melayani Indonesia, jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur bersilaturrahim
kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Rabu,( 8/6/22) di Gedung Grahadi Surabaya.

Rombongan DPW PKS dipimpin oleh Ketua Irwan Setiawan dan Sekretaris Ahmadi. Didampingi Bendahara Lilik Hendarwati dan Ketua Bidang Kaderisasi Abdul Rahman Shaleh.

Turut pula hadir Ketua Fraksi PKS PBB Hanura DPRD Jatim Dwi Hari Cahyono.

Rombongan diterima Gubernur di Gedung Negara Grahadi pada Rabu siang, selama hampir satu jam.

Kepada Khofifah, Irwan menyampaikan pesan bahwa PKS punya
semangat untuk terus meningkatkan kolaborasi sebagaimana yang diamanatkan Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim pada saat Milad.

“Membangun Indonesia yang sangat besar dan Bhinneka ini, kita tentu tidak bisa sendiri. Harus berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa,” ujar Irwan.

Karena itu, Irwan menambahkan, PKS Jawa Timur bermaksud melanjutkan kolaborasi yang selama ini telah terjalin bersama Pemerintah Provinsi.

“Kami menyampaikan apresiasi karena di bawah kepemimpinan Ibu Gubernur, Jawa Timur mampu meningkatkan capaian indikator kinerja utama seperti menurunnya angka kemiskinan
ke angka 10,59%. Meskipun tentu jumlahnya masih besar, namun kami yakin dengan semangat kolaborasi, angka kemiskinan akan berganti dengan peningkatan kesejahteraan.
Indikator kinerja utama, pertumbuhan ekonomi juga cukup menggembirakan karena sudah diatas nasional
walaupun masih dibawah pemprov Jawa Barat,” ujar Irwan, yang pernah menjabat anggota DPRD Jatim 2 periode
itu.

PKS, ujarnya, juga memberi apresiasi atas berbagai prestasi yang diraih oleh Pemprov yang dipimpin Gubernur Khofifah.

“Saya mencatat misalnya diraihnya predikat WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2021. Lalu Peringkat 1 Berkinerja Terbaik Penerapan SPM, Peringkat II Terbaik Nasional Penghargaan
Pembangunan Nasional, dan berbagai capaian lainnya. Ini tentu patut kita syukuri. Namun, pihaknya telah memberikan mandat kepada anggota DPRD Provinsi Jatim dari PKS untuk menyampaikan kritik konstruktif terhadap kondisi yang masih perlu dibenahi,” ujar Irwan.

Selain membicarakan persoalan pembangunan Jawa Timur, Irwan juga menyampaikan beberapa kegiatan PKS berkaitan dengan semangat kolaborasi.

“Dalam waktu dekat, PKS akan mengadakan Festival Laut
Nusantara yang dipusatkan di Jawa Timur. Ini adalah wujud kepedulian kepada persoalan saudara-saudara kita para nelayan yang selama ini bekerja keras menangkap dan mengolah hasil
laut kita,” katanya.

Menurut Irwan, PKS punya perhatian yang sangat besar pada kelompok nelayan dan tani. Sehingga, dalam struktur, PKS
mempunyai Bidang Tani dan Nelayan.

“Sektor pertanian sudah banyak perkembangannya daripada sektor nelayan. Kami berharap, kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat para nelayan,” katanya.

Kepada Khofifah, Irwan bercerita bahwa akan ada banyak kegiatan yang akan melibatkan para nelayan, seperti lomba
masak menu masakan laut, ekspose UMKM, ada berbagai lomba
untuk para nelayan, dan juga ada parade perahu, serta kegiatan lainnya.

Irwan juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al
Jufri.

“Sae, saya membayangkan acara ini sepertinya indah sekali. Insyaa Allah saya akan hadir. Untuk format kegiatannya seperti apa, saya ikut saja,” kata Khofifah.

Khofifah mengakui, di daerah pesisir Jawa Timur masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan
bersama, seperti kebersihan lingkungan dan perekonomian masyarakat.

“Pemprov menyadari bahwa perlu kolaborasi semua pihak termasuk PKS. Oleh karena itu, sikap PKS dalam berbagai
pendapat Fraksi banyak bermuatan kritik konstruktif atau dalam bahasa lain amar ma’ruf,” ujar Khofifah.( Djoko Winahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.