Antisipasi Banjir, Pemkot Malang Kembali Keruk Sampah dan Sedimen di Kawasan Potensi Banjir

Upaya normalisasi saluran terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui giat pengerukan sedimen dan sampah di saluran di koridor Jalan Mayjen Sungkono,(Kominfo))

Senin, 28 Juli 2022

Malangpariwara.com – Upaya normalisasi saluran terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui giat pengerukan sedimen dan sampah di saluran. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang pada Senin (18/7/2022).

Pengerukan sedimen ini,
menyasar saluran di koridor Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya di sekitar kawasan hunian Puri Cempaka Putih, Kecamatan Kedungkandang.

Plt. Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT dilokasi pengerukan (Kominfo)

Plt. Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT menuturkan, bahwa ini menjadi lokasi pengerukan kedelapan yang telah dilakukan sejauh ini setelah pekan lalu di Kecamatan Sukun.

“Di lokasi ini kami kombinasikan antara alat berat dengan manual. Karena lokasi tidak semua bisa dijangkau alat berat,” terang Diah.

Pada titik kali ini volume sampah yang ditemukan menyumbat aliran air cukup banyak dan tim berhasil mengangkat dalam jumlah signifikan di hari pertama pengerjaan.

Diah memperkirakan butuh waktu lebih dari tiga hari untuk menuntaskan pekerjaan di lokasi yang belum tersentuh penanganan intens selama beberapa tahun itu.

Seluruh rangkaian pengerukan yang dilakukan di berbagai tempat, menurut Diah bagian dari arahan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji untuk meningkatkan kesiapan menghadapi musim hujan mendatang.

Diah juga mengimbau masyarakat saling mengingatkan agar tidak membuang sampah dan material yang bisa mengganggu saluran. Terlebih perubahan iklim yang di antaranya membawa konsekuensi kenaikan intensitas hujan dan cuaca ekstrim turut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di berbagai daerah.

“Harapannya tentu ini langkah nyata, kami mulai agar risiko banjir dan genangan bisa ditekan. Masih banyak lokasi lain, insyaallah kita tangani satu persatu, masyarakat monggo juga bantu buang sampah tidak di saluran,” pungkas Diah.

Anggota DPRD Kota Malang Dapil Klojen, Arif Wahyudi SH bersama ketua LPMK Kelurahan Bareng Kadang Pancoro usai kerjabakti.(Djoko W)

Terpisah Anggota DPRD Kota Malang Arief Wahyudi sangat mengapresiasi apa yang terus dilakukan Pemkot melalui dinas DPUPRPKP.

Harapan saya selaku wakil rakyat juga wajib mengingatkan kepada masyarakat tidak saja membuang sampah di selokan akan tetapi juga perlu di perhatikan bagi warga yang tinggal di bantaran sungai untuk tidak membuang sampai apapun.

” Sayangi lingkungan, kita sendiri yang akan merasakan dampak baik atau buruknya di kemudian hari,” ajak sekertaris Komisi B dapil Klojen biasa dipanggil AW.

Foto dari atas jembatan kali coban suasana warga sedang bersih bersih kali Coban.(Djoko W)

Tidak hanya ucapan, terbukti telah di kerjakan Warga Bareng untuk membudayakan Sobo Kali, diawali kerjabakti bersihkan Kali Coban beberapa waktu lalu.

Warga kerja bakti pasang 1000 banner himbauan dan ajakan Sobo Kali serta zero buang sampah di Kali menjadi Program kedepan Warga Kelurahan Bareng yang di prakarsai LPMK dan komponen masyarakat Bareng Kota Malang.

Anggota DPRD Kota Malang Dapil Klojen, Arif Wahyudi SH mengapresiasi serta mendukung penuh giat warga Bareng melaksanakan bersih bersih kali coban itu.

Nilai kebersamaan dan kepeduliannya, dalam membersihkan lingkungan menurut AW biasa dipanggil untuk Anggota Dewan dari FPKB ini begitu luar biasa.

“Ini luar biasa, sebetulnya kalau saya nilai ini merupakan kegiatan pertama bagi seksi lingkungan LPMK Kelurahan Bareng untuk melakukan Sobo Kali. Mereka punya program namanya Sobo Kali, artinya secara rutin sungai-sungai yang ada di kelurahan Bareng akan terus dibersihkan,” terang AW.

“Keterlibatan warga Bareng luar biasa bagus. Yang kerja bakti murni keluarga Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen, bahkan orang dari luar bareng ingin memantau, apakah mampu Bareng melakukannya sendiri. Ternyata dengan komunikasi yang baik, ketua LPMK, Pak Lurah dan kami juga ikut membantu, para relawan, hasilnya luar biasa,” imbuhnya.

“Mari kita bantu tugas Pemerintah kota yang sedang berupaya normalisasi saluran untuk tidak membuang sampah di aliran sungai atau selokan,” tutupnya.( Djoko Winahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.