Latih Motorik PAUD dan Cinta Budaya Jawa Wonosari Gelar Lomba Mewarna

Caption : Suasana Lomba mewarnai bagi anak usia di di kecamatan Wonosari di Gunung Kawi Kabupaten Malang.(Yon)

Sabtu, 31 Desember 2022

Malangpariwara.com
Latih Motorik pada usia dini sangat penting karena anak (PAUD) harus membiasakan diri mengenal lingkungan budaya Jawa.

Kebutuhan akan melatih Motorik anak inilah memantik Kecamatan Wonosari menggelar lomba mewarna bagi anak Paud Se- Kabupaten Malang.

Hari Subagio, pengawas Kecamatan Wonosari menjelaskan, tujuan kegiatan lomba mewarna ini menjalin silaturahmi dengan wali murid siswa taman kanak-kanak se – kecamatan Wonosari.

Menurutnya, anak-anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mewarnai, mencoret-coret, dan menggambar semua jenis gambar yang realistis dan fantastis.

“Gambar anak-anak sering kali mencolok secara visual, dan telah lama membuat petunjuk tentang kepribadian, emosi, dan perkembangan mental,” ungkapnya.

Gambar adalah jendela anak-anak menuju kreativitas luar biasa dan kepekaan artistik yang berkembang dalam meningkatkan kesadaran spesial anak-anak untuk mengatur emosi anak.

“Coretan-coretan dan sketsa yang dibuat si Kecil berfungsi sebagai jembatan perkembangan antara bentuk bahasa dan tulisan, dimana mengandung 6 manfaat menggambar dan mewarnai bagi anak, “tegasnya.

Enam manfaat anak -anak pandai dalam menggambar diantaranya bisa mengembangkan ketrampilan motorik halus, mengembangkan analisis visual, membantu membangun konsentrasi, meningkatkan koordinasi mata dan tangan, meningkatkan kepercayaan diri dan berlatih memecahkan masalah secara kreatif.

Yayok, Ketua Panitia Lomba mewarna mengaku bahwa kegiatan yang diadakan di Wonosari ini dalam rangka meningkatkan pariwisata di Gunung Kawi khususnya kecamatan Wonosari paska pandemi covid -19 .

“Kita ingin melestarikan budaya kita dan memupuk rasa mencintai budaya bangsa sejak usia dini sampai dewasa agar melestarikan adat istiadat budaya bangsa, ” tukasnya.

Sri Agus Setiyawati, kordinator kegiatan mengatakan jika lomba mewarnai bagi anak usia dini se – kecamatan Wonosari ini diikuti total peserta 710 siswa siswi dengan tema budaya Jawa di Gunung kawi. Dengan harapan budaya kearifan lokal bisa dipahami sejak usia dini.

“Kegiatan ini juga ada pagelaran seni dengan mengangkat potensi Gunung Kawi yang diikuti anak usia dini, ” ungkapnya.( Yon )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.