Dewan Kota Malang Tanggapi Belum Diselesaikannya LPJ KONI Kota Malang

Wakil Ketua DPRD dari FPKB Kota Malang H. Abdurrohman, SH.(Djoko W)

Rabu, 25 Januari 2023

Malangpariwara.com – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Caretaker KONI Kota Malang, secara resmi kemarin telah menutup proses pendaftaran bakal calon Ketua KONI Kota Malang untuk periode 2022-2027.

Dalam proses penjaringan, Tim TPP Caretaker Musorkot LUB KONI Kota Malang mendapat dua kandidat bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang.

Ketua TPP Caretaker Musorkot LUB KONI Kota Malang, Danny Agung Prasetyo membenarkan jika sampai batas waktu akhir pendaftaran hanya dua kandidat yang telah menyerahkan berkas pendaftaran dan dukungan dari Cabor.

“Kedua kandidat tersebut yakni, Djoni Sudjatmoko Pembina PWI Malang Raya datang lebih awal mendaftar membawa 37 Surat dukungan dari Cabang Olahraga (Cabor), sedangkan Incumben Edy Wahyono datang pada menit menit akhir penutupan dengan menyerahkan 13 surat dukungan,” ungkap Ketua TPP Caretaker Musorkot LUB KONI Kota Malang, Danny Agung Prasetyo.

Caretaker KONI Kota Malang.(ist)

Menurut Danny, semua berkas kedua kandidat tersebut telah diterima dan akan diumumkan pada tanggal 27 Januari 2023 mendatang.

“Berkas semua bakal calon ini mulai kami validasi, dan tanggal 27 Januari mendatang akan kami umumkan,” tegasnya.

Terpisah saat di konfirmasi malangpariwara.com terkait SPJ Cabor KONI Kota Malang, Kadisporapar Kota Malang Baihaqi, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa SPJ untuk Cabor telah di laporkan namun masih ada satu Cabor dari Askot PSSI yang belum menyerahkan SPJnya.

Menurut Baihaqi, Pemerintah Kota Malang melalui Disporapar sudah melakukan kewajibannya yaitu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap KONI selaku penerima hibah tahun anggaran 2022 dan hasil monev telah di laporkan kepada Walikota dan Inspektorat.

“Terkait kebenaran dan kewajaran dari SPJ tersebut, secara keseluruhan nantinya akan dilakukan pemeriksaan oleh BPK dalam waktu dekat ini,” tandas Baihaqi mengakhiri.

Sementara itu sebagai legislator Wakil Ketua DPRD dari FPKB Kota Malang H. Abdurrohman, SH. Angkat bicara terkait belum diselesaikannya Laporan Pertanggung jawaban LPJ dari salahsatu Cabor itu.

“Kalau masalah LPJ itu kan tanggung jawab. Yang namanya menggunakan anggaran meskipun itu dana hibah tetapi anggaran itu kan dari APBD ya harus di pertanggung jawabkan. Saya harap penyelesaian ini harus di segerakan,” tegas legislator yang juga
Wakil Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Malang itu.

Insyallah musorkot LUB akan diadakan akhir bulan. Alhamdulillah semua proses persiapan secara administratif sudah terpenuhi.
Semakin cepat musorkot diadakan maka akan semakin bagus. Apalagi dalam waktu dekat, KONI Kota Malang, akan menghadapi Porprov 2023.

Menghadapi Porprov 2023, sangat dibutuhkan keseriusan dan persiapan matang untuk menghadapi porprov apalagi dengan target yg d harapkan menjadi juara umum.

“Untuk tahun 2023 ini, anggaran yang sudah di sepakati kemarin sebesar 10M yang bisa di manfaatkan dan dimaksimalkan untuk menghadapi porprov,” tandasnya.

ketua FPKB Ahmad Farih Sulaiman, M.P.d.(ist)

Senada ketua FPKB Ahmad Farih Sulaiman, M.P.d. mengingatkan,
karena jadwal pelaksanaan musorkot sudah ditentukan, Dewan hanya mengingatkan bahwa pelaksanaan harus sesuai dengan aturan AD/ART KONI.

“Kejadian musorkot yg batal kemarin supaya menjadi pembelajaran.
PJS KONI Kota Malang harus bijaksana, menjalankan musorkot sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Jangan sampai terulang kesalahan yang sama, terutama pelibatan cabor cabor se-Kota Malang dalam acara tersebut.
Jangan jadikan cabor sebagai komoditas untuk memenangkan salah satu calon, tapi cabor sebagai pilar membangun KONI di Kota Malang,” pungkas Gus Farih.( Djoko W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.