29 Agustus 2025

Kecamatan Klojen Resmikan UPZ Sekaligus Setor Shodaqoh Perdana Ke BAZNAS Kota Malang

Selasa, 21 November 2023

Malangpariwara.com – Kecamatan Klojen resmi memiliki unit pengumpul zakat (UPZ). UPZ Kecamatan Klojen telah resmi beroperasi sejak Badan Amal dan Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang menyerahkan surat keputusan (SK) pada Selasa (21/11/2023).

Camat Klojen Drs. Heri Sunarko, M. Si menunjukkan SK (ist)

Ditemui Malangpariwara.com, Camat Klojen Heri Sunarko mengatakan, pembentukan UPZ sendiri ini, menindaklanjuti arahan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Yang nantinya, UPZ akan bertugas untuk membantu Baznas dalam menghimpun potensi zakat, amal dan shodaqoh dari para ASN.

“Jadi Pj Wali Kota membantu Baznas, dengan membentuk UPZ di bawah Baznas,” ujar Heri.

Camat Klojen Drs. Heri Sunarko, M. Si( Djoko W)

Heri mengatakan, pada penyerahan SK UPZ Kecamatan Klojen, pihaknya juga pertama kali menyerahkan shodaqoh yang dikumpulkan selama dua pekan. Totalnya sebesar Rp 1,8 juta, yang dihimpun dari ASN se Kecamatan Klojen.

“Tadi sekaligus kami serahkan donasi pertama Rp 1,8 juta dilakukan dari ASN se Kecamatan Klojen,” imbuh Heri.

Heri menilai bahwa Baznas memiliki peran yang cukup besar dalam mensukseskan sejumlah program. Salah satunya seperti pengentasan kemiskinan. Yang dilakukan melalui bedah rumah, santunan yatim piatu, lanjut usia dan lain sebagainya.

“Jadi pekerjaan Baznas ini besar. Tapi anggarannya minim. Makanya disini kami berusaha mengoptimalkan yang kami rasa masih menjadi potensi. Seperti bedah rumah, santunan yatim piatu, bantuan anak sekolah, termasuk yang kemarin membantu guru yang terjerat pinjaman online (pinjol),” sebut Heri.

Untuk itu, dibentuknya UPZ Kecamatan Klojen ini diharapkan bisa menginspirasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) se Kota Malang untuk melakukan tindakan serupa. Baik kecamatan maupun jajaran dinas.

“Saya berharap bisa jadi triger bagi camat lain dan OPD lain. Kita bantu Baznas dengan membentuk UPZ di masing-masing OPD. Repsonse baznas sangat luar biasa. Karena sangat membantu,” tukas Heri.

Sebagai informasi, ASN di Kecamatan Klojen ada sebanyak 120 orang. Dengan potensi amal dan shodaqoh yang bisa dikumpulkan mencapai Rp 21 ribu per ASN per bulan. Itu artinya jika dikalikan 120 sesuai jumlah ASN, maka potensi yang dimiliki setiap bulan adalah Rp 2.520.000.

“Kita mengumpulkannya setiap selasa apel pagi. Dan kita serahkan setiap bulan kepada Baznas,” tutup Heri.( Djoko Wi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *