Malangpariwara.com – Kinerja dunia usaha di wilayah kerja Bank Indonesia Malang pada triwulan I 2026 menunjukkan tren positif.
Hal ini tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang mencatat pertumbuhan meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.
Release dari Bank Indonesia Malang mencatat, pada triwulan I 2026, nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) tercatat sebesar 22,72%, naik dari 17,36% pada triwulan IV 2025.
Peningkatan ini menandakan aktivitas ekonomi di sektor riil semakin bergeliat.
Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, serta Industri Pengolahan.
Kenaikan kinerja sektor-sektor ini dipicu meningkatnya permintaan selama periode long festive season, seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadan, hingga Idul Fitri.
Selain itu, panen raya padi yang didukung cuaca kondusif juga turut mendorong pertumbuhan.
Dari sisi investasi, pada triwulan I 2026 juga mengalami peningkatan. SBT investasi tercatat sebesar 14,32%, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 10,65%.
Hal ini sejalan dengan naiknya kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar.
Namun demikian, kondisi keuangan pelaku usaha tercatat melambat. Hal ini terlihat dari Saldo Bersih (SB) yang turun menjadi 10,25% dari sebelumnya 13,38%.
Perlambatan ini dipengaruhi oleh menurunnya kinerja akses kredit, likuiditas, dan tingkat keuntungan usaha.
Memasuki triwulan II 2026, dunia usaha diperkirakan akan terus tumbuh. Responden survei memperkirakan SBT meningkat menjadi 30,66%.
Pertumbuhan ini didorong oleh sektor Industri Pengolahan dan Konstruksi.
Peningkatan kinerja pada triwulan berikutnya diprediksi terjadi seiring meningkatnya permintaan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha serta berlanjutnya proyek strategis pemerintah dan swasta.(Djoko W)






