Malangpariwara.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMAN 6 Kota Malang tidak sekadar menjadi agenda seremonial.
Melalui upacara yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa kelas X, XI, dan XII, Kamis (1/10/2026), sekolah menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku sehari-hari.
Pengawas Sekolah SMAN 6 Kota Malang, Dr. Fadilah Utami Prasetyaningtyas, S.Pd., M.Si., yang bertindak sebagai pembina upacara, mengingatkan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dipahami dan dihafalkan.
Lebih dari itu, setiap silanya harus menjadi pedoman dalam membangun sikap, karakter, dan perilaku, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dalam amanatnya, Fadilah mengajak seluruh peserta upacara untuk memahami makna setiap sila Pancasila sekaligus menerapkannya secara konkret.
Ia menegaskan, nilai-nilai luhur Pancasila harus tercermin dalam tindakan nyata, bukan sebatas pengetahuan yang dipelajari di ruang kelas.
Untuk memperkuat pemahaman tersebut, Fadilah mengajak salah satu siswa yang mengikuti upacara untuk menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan butir-butir Pancasila.
Interaksi langsung ini menjadi cara untuk mendorong siswa menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan yang mereka jalani sehari-hari.
Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, membantu sesama, serta bertanggung jawab merupakan contoh sederhana pengamalan Pancasila yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
Kebiasaan tersebut juga menjadi fondasi dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat.
“Nilai-nilai Pancasila harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai Pancasila hanya kita hafalkan, tetapi tidak tercermin dalam perilaku kita,” pesan Fadilah dalam amanatnya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya pendidikan karakter yang tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi juga membentuk kebiasaan dan kesadaran siswa dalam bertindak.
Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pembelajaran, keteladanan, serta interaksi sosial yang berlangsung setiap hari.
Di tengah kehidupan generasi muda yang semakin dinamis, pengamalan Pancasila menjadi landasan penting untuk membangun sikap toleran, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan tanggung jawab.
Nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, mulai dari menghormati guru dan teman, tidak melakukan perundungan, hingga mengutamakan kepentingan bersama.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMAN 6 Kota Malang pun menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat komitmen menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup.
Upacara tersebut diharapkan tidak hanya meninggalkan pesan sesaat, tetapi juga mendorong lahirnya perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila secara konsisten.
Dengan demikian, makna peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semata-mata mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat tanggung jawab generasi muda dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.( Djoko W)






