MALANGPARIWARA.COM – Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan prajurit TNI.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan memilah dan menyikapi informasi secara bijak menjadi hal penting.
Menyikapi hal tersebut, Kodim 0833/Kota Malang memperkuat literasi bermedia sosial bagi seluruh anggotanya melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di lingkungan Kodim 0833/Kota Malang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran prajurit agar lebih bijak, santun dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Terlebih, prajurit juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui tugas dan kegiatan di wilayah binaan masing-masing.
Dalam sosialisasi tersebut, Ws. Pasi Intel Kodim 0833 Kapten Inf Rizal Pelu mengingatkan bahwa setiap unggahan di media sosial memiliki potensi menyebar dengan cepat dan dapat dilihat oleh banyak orang.
Karena itu, informasi yang diterima tidak boleh langsung dipercaya, apalagi dibagikan, sebelum dipastikan kebenaran dan sumbernya.
“Bijak bermedia sosial bukan berarti membatasi diri untuk berkomunikasi. Justru kita harus bisa menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, bermanfaat dan membangun. Saring sebelum sharing,” pesan Kapten Inf Rizal Pelu.
Ia juga mengingatkan anggota agar menghindari perdebatan yang tidak perlu di ruang digital serta tidak ikut menyebarluaskan konten yang mengandung fitnah, ujaran kebencian, penghinaan, hoaks maupun provokasi.
Menurutnya, media sosial sejatinya dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Platform digital juga bisa menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai kegiatan positif prajurit di wilayah binaan sekaligus membangun kedekatan dengan warga.
Literasi bermedia sosial, lanjutnya, bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga menyangkut etika, tanggung jawab dan kesadaran terhadap dampak dari setiap konten yang dibagikan.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0833/Kota Malang berharap seluruh anggotanya mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, santun dan bertanggung jawab.
Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga diri sendiri sekaligus mempertahankan nama baik keluarga, rekan, serta institusi TNI di tengah ruang digital yang semakin terbuka.(Djoko W)






