Malangpariwara.com – Menjadi pemimpin tidak cukup hanya berani tampil di depan. Disiplin, tanggung jawab, dan karakter yang kuat menjadi fondasi penting bagi pelajar untuk menjalankan peran, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Peltu Sugianto, Babinsa Gadang Koramil 0833-04/Sukun, saat memberikan materi wawasan kebangsaan dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS SMP Negeri 29 Malang, Kelurahan Gadang, Kota Malang, Rabu (7/10).
Dalam kegiatan tersebut, Peltu Sugianto mengajak para siswa memahami bahwa kepemimpinan harus dibangun dari kebiasaan sederhana, terutama disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, serta semangat mencintai Tanah Air.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi bagi generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang tangguh, mampu mengambil keputusan, bekerja sama, sekaligus menjadi teladan di lingkungannya.
Materi wawasan kebangsaan disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami para peserta LDKS. Tidak hanya menanamkan pemahaman tentang nasionalisme, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk keberanian siswa dalam mengambil keputusan, menghargai perbedaan, dan membangun kerja sama dalam organisasi.
“Pemimpin bukan hanya yang mampu memberi perintah, tetapi juga yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi contoh bagi orang lain. Mulailah dari hal sederhana, seperti disiplin waktu, menaati aturan, dan menghargai sesama,” ujar Peltu Sugianto.
Ia menegaskan, pembentukan karakter tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pembiasaan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab sejak dini.
Melalui LDKS, para calon pengurus OSIS diharapkan tidak berhenti pada kemampuan berorganisasi. Mereka juga dituntut mampu menerapkan nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjadi contoh positif bagi teman-temannya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Babinsa memperkuat komunikasi dengan generasi muda. Pendekatan kepada pelajar dinilai penting untuk menanamkan wawasan kebangsaan sekaligus membangun karakter generasi penerus bangsa sejak bangku sekolah.(Djoko W)






