Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di Kedungkandang Molor, 583 TPS di Hitung Ulang

Terlihat petugas keamanan bergerombol di halaman Kantor Kecamatan (Djoko W)

Rabu, 28 Februari 2024

Malangpariwara.com
Hindari Konflik antar Calon Legislatif Dapil Kedungkandang, PPK akhirnya memutuskan untuk penghitungan ulang 583 TPS dengan saksi lengkap seluruh Partai.

Kadungkandang masih belum kelar menyelesaikan rekapan hasil penghitungan suara Pileg 2024 di Kota Malang. Pasalnya Kecamatan Kedungkandang terlihat masih ada ditarik ulur. Seharusnya rekapan suara di Kecamatan Kedungkandang selesai 3 hari yang lalu.


Namun hingga Rabu (28/2/24) penghitungan suara masih dilakukan. Ini dikarenakan adanya konflik terjadi pada proses rekapan suara. Beberapa caleg mengakui adanya ketidaksesuaian penghitungan suara sehingga dilakukan penghitungan suara ulang.

Abdul Wahid Anggota DPRD kota malang komisi C (Caleg PKB Dapil Kedungkandang(Djoko W )


Ini diakui beberapa caleg yang bertarung di Dapil Kedungkandang. Salah satunya Abd Wahid. Wahid mengakui bahwa ada penghitungan ulang pada proses rekapan suara.

“Masih belum pleno, sampai sekarang masih ada hitung ulang suara, semua suara dari 583 TPS hitung ulang,” tegas Wahid saat dikonfirmasi Malangpariwara, Rabu (28/2/24) melalui ponselnya.

Ia mengakui adanya kendala yang terjadi seperti ketidaksesuaian hasil penghitungan suara. Dimana data yang dimiliki saksi caleg dan penghitungan rekapan suara berbeda hasil. Meski tidak mau menjabarkan secara detail Wahid mengaku masih menunggu hasil rekapan resmi.
Caleg PKB ini mengaku penghitungan suara ulang ini baru dilakukan kemarin, dan dengan estimasi penghitungan dari seluruh TPS akan dibutuhkan beberapa hari menyelesaikannya.

“Hari ini kan mulai, kalau estimasi saya dari seluruh TPS yang ada bisa jadi sampai besok atau lusa ,” tegas Wahid.

Menurut informasi yang dihimpun Malangpariwara di lapangan, penghitungan suara ulang ini diakibatkan adanya konflik terjadi antar sesama caleg. Ada permintaan hitung ulang juga dari
Golkar, Perindo, PKS.
Bahkan dari partai yang sama, yakni PKB. Ditengarai ada “gesekan” yang terjadi antar dua orang caleg PKB akibat ketidaksesuaian hasil perolehan suara.

Pendukung Caleg menunggu penghitungan di luar Kantor Kecamatan(Djoko W)

Caleg yang bergesekan ini adalah
Ike Kisnawati. SH(Incumbent) dan Silachul Alfinul Alim. Diduga ada selisih diantara keduanya. Dan dianggap ada kejanggalan. Ike, saat dikonfirmasi Malangpariwara membenarkan informasi tersebut.

“Iya benar (ada kendala penghitungan suara yang ia rasakan dengan sesama caleg,). Ini saya masih menunggu hasil rekapan resminya,” tegas Ike saat dikonfirmasi Malangpariwara pukul 19.32 WIB .

Ike juga membenarkan masalah antar sesama caleg PKB yakni Silachul Alfinul Alim lah yang membuat penghitungan suara dilakukan kembali.

Sampai berita ini diturunkan Malangpariwara mencoba menghubungi Silachul Alfinul Alim melalui pesan whatsapp sekitar pukul 18.45 WIb tetapi tidak ada respon.

anggota dewan Dapil Klojen Arief Wahyudi.SH Caleg Jadi Dapil Klojen(Djoko W)

Sementara itu senior PKB yang juga terpilih kembali sebagai anggota dewan Dapil Klojen Arief Wahyudi.SH menyampaikan, sebenarnya tidak ada gesekan antar caleg, namun hanya untuk memastikan kursi ketiga itu yang sebenarnya hak dari siapa karena masing masing mempunyai rekapitulasi sendiri sendiri, sehingga tepat kalau akhirnya PPK Kedungkandang melakukan penghitungan ulang.

“Untuk itu saya minta semua pihak mendukung atas apa yang dilakukan oleh PPK Kedungkandang dan tidak usah melakukan intervensi, tekanan dalam bentuk apapun sehingga PPK bisa bekerja dengan tenang,” pinta politisi senior PKB Arief Wahyudi (AW). (Djoko W)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *