Malangpariwara.com – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat terus dilakukan di tingkat lingkungan. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang rutin dilaksanakan oleh Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial di wilayah binaan.
Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Bareng Koramil 0833-01/Klojen, Serda Putu, yang menggelar komunikasi sosial bersama warga di Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (8/6).
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai, penuh keakraban, dan sarat dengan dialog yang konstruktif.
Melalui pendekatan humanis, Serda Putu berbaur langsung dengan warga untuk mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, serta perkembangan situasi yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Interaksi tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang komunikasi dua arah antara TNI dan warga.
Menurut Serda Putu, komunikasi sosial merupakan salah satu instrumen penting dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa dapat mengetahui secara langsung kondisi sosial masyarakat sekaligus mengidentifikasi potensi permasalahan yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Komsos menjadi media yang efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Dari komunikasi yang terjalin, kami bisa mengetahui perkembangan situasi di wilayah, mendengar keluhan maupun kebutuhan warga, serta bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra warga dalam menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.
Sementara itu, warga Kelurahan Bareng mengapresiasi kehadiran Babinsa yang aktif turun ke lapangan dan membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat.
Kehadiran aparat teritorial dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga.
Kedekatan yang terjalin tersebut menjadi modal penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai informasi terkait keamanan, ketertiban, hingga persoalan sosial dapat disampaikan lebih cepat dan ditangani secara tepat.
Dengan terbangunnya komunikasi yang intensif dan berkesinambungan, sinergi antara Babinsa dan masyarakat diharapkan semakin kuat.
Kondisi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkokoh persatuan dan kerukunan warga di Kelurahan Bareng.(Djoko W)






