Pelatihan Menjahit BLK Singosari di Sumberpucung, Sri Untari Dorong Perempuan Bangun Usaha Mandiri

MALANGPARIWARA.COM  – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui peningkatan keterampilan kerja.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur melalui UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Singosari menggelar pelatihan menjahit bagi anggota Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Citra Kartini di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jumat.

Pelatihan yang merupakan bagian dari Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja berbasis Mobile Training Unit (MTU) tersebut diinisiasi dan difasilitasi oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP.

Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui keterampilan yang aplikatif.

Dalam sambutannya, Sri Untari menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga, khususnya bagi kaum perempuan, perlu dimulai dengan membekali mereka keterampilan yang memiliki nilai jual.

Menurutnya, pelatihan melalui unit pelatihan keliling memungkinkan para ibu rumah tangga memperoleh keahlian tanpa harus meninggalkan peran utamanya di lingkungan keluarga.

Sri Untari yang juga dikenal sebagai Tokoh Koperasi Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Koperasi SBW Malang mengatakan, menjahit bukan sekadar kemampuan teknis menyambung kain, tetapi juga seni yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Menjahit itu adalah seni. Ketika kita bisa membuat dan menampilkan karya yang indah, maka karya kita akan dihargai oleh banyak orang. Pelatihan ini difasilitasi agar bisa menjadi peluang usaha dalam menambah pendapatan keluarga sekaligus mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.

Ia juga mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal membangun usaha mandiri.

Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat akan memiliki makna apabila mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan banyak orang.

“Karena hidup yang sejati adalah untuk bermanfaat bagi kehidupan,” tambahnya.

Semangat itu mendapat sambutan positif dari Ketua Koppas Citra Kartini, Hartatik, M.Pd.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Disnakertrans Jatim, UPT BLK Singosari, serta Sri Untari yang telah menghadirkan pelatihan bagi para anggota koperasi.

Hartatik berharap pelatihan menjahit menggunakan mesin tersebut menjadi langkah awal lahirnya pelaku usaha baru di bidang konveksi di wilayah Sumberpucung.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik pelatihan ini. Harapan kami, para anggota yang menjadi peserta dapat segera membuka peluang usaha mandiri dan membentuk komunitas konveksi di wilayah Sumberpucung,” katanya.

Pembukaan pelatihan turut dihadiri perwakilan Kepala UPT BLK Singosari, Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi Marta Akhirudin, jajaran pengurus Koppas Citra Kartini, serta puluhan peserta yang akan mengikuti pelatihan hingga tuntas.

Melalui pelatihan berbasis MTU ini, pemerintah berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti sebagai bekal pribadi, tetapi mampu berkembang menjadi usaha produktif yang menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Malang.(Djoko W)