Dampingi Pemenuhan Permintaan Pasar Regional UMK Wijayakusuma Blitar Polinema Terapkan Teknologi Rotary Roaster

Minggu, 7 Juli 2024

Malangpariwara.com
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan kegiatan Pendampingan Pemenuhan Permintaan Pasar Regional Melalui Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Produksi Koyah dengan Teknologi Rotary Roaster bertempat di umk wijayakusuma blitar pada 28/6/2024.

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Dra. Nilawati Fiernaningsih, M.AB mengatakan, kegiatan pendampingan kepada UMK Wijayakusuma ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar, khususnya untuk produk koyah.

“Ke depan UMK agar bisa memperluas usahanya. Untuk itu akan dilakukan pendampingan dalam manajemen produksi dan kualitas. Penerapan teknologi tepat guna dalam proses produksi koyah dengan mesin Rotary Roaster dan manajemen kualitas produk kemudian dilanjutkan program pendampingan, evaluasi serta monitoring untuk menjalankan usaha selama 2 bulan,” beber Nilawati.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diketuai oleh Dr. Dra. Nilawati Fiernaningsih, M.AB ini, beranggotakan Drs. Pudji Herijanto, M.AB, Dr. Dra. Arni Utamaningsih M.Si, Dr. Ir. Prayitno M.T, Maskur, S.Kom., M.Kom, Ika Noer Syamsiana S.T, Winda Rachmawati A.Md dibantu oleh mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Polinema Muhammad Nabil Minsas Makarim, Silvy Aprilia Citra Anugrah, Koviva Anggraeni, Mu’ammar Zaki Hanafi dan Kusuma Dewi Astuti

Dikatakan Nilawati, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan,  merupakan sentra jajanan UMK yang terkenal di Kota Blitar. Untuk itu melalui kegiatan PKM Polinema membantu permasalahan yang dihadapi oleh produsen untuk meningkatkan produksi karena adanya kekurangan mesin penunjang produksi.

“Kegiatan diawali dengan koordinasi dan penjajakan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMK yang selanjutnya menawarkan beberapa rencana Program-program yang dapat membantu dari permasalahan tersebut untuk memberikan jalan keluarnya. Terutama permasalahan kesulitan untuk meningkatkan kapasitas produksi,” sebutnya.

“Ketika mau meningkatkan jumlah produksi sarana penunjangnya yang belum memadai, maka dari Polinema menawarkan untuk mendampingi dan memberikan pelatihan kepada produsen,” imbuh Dr. Dra. Nilawati Fiernaningsih, M.AB Dosen Administrasi Bisnis Polinema.

“Pihaknya bersama tim Polinema langsung ke produsen di Plosokerep memberikan pelatihan dan pendampingan, juga memberikan bantuan mesin Rotary Roaster. Mesin yang digunakan untuk sangrai bahan utama jajanan koyah dari kacang hijau,” tukasnya.

“Mesin yang dapat menjadikan bahan koyah proses lebih cepat yang biasanya  untuk memproses 2 kilogram membutuhkan waktu 2 jam dengan Mesin ini kapasitas 50 kilogram hanya mebutuhkan waktu 1 jam saja. Dapat memproduksi lebih cepat dan efisien waktu,” katanya. 

Pendampingan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMK dalam meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan daya saing di pasar regional. 

Pendampingan dan pemberian bantuan mesin Rotary Roaster merupakan bentuk kepedulian Polinema kepada pelaku UMK Kota Blitar salah satunya diwujudkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat.

“Harapannya dengan kegiatan ini nantinya para pelaku UMK ke depan dapat semakin berkembang produksinya dan mampu meningkatkan perekonomian khususnya di Kota Blitar.(Djoko W)

Informasi Polinema (Klik disini) www.polinema.ac.id

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *