Darurat Etika: Iklan Rokok Kepung Sekolah, Putri Aidillah: Jangan Biarkan Generasi Muda Jadi Target Pasar

Malangpariwara.com – Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PKB, Putri Aidillah, menyoroti masih maraknya iklan rokok di sekitar lingkungan sekolah.

Sebagai mitra Komisi D yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, ia menilai kondisi ini memprihatinkan dan berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Menurut Putri, keberadaan iklan rokok di kawasan sekolah bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman nyata terhadap kesehatan dan pembentukan karakter siswa.

“Lingkungan sekolah harus jadi zona aman dan sehat, bukan malah jadi sasaran pemasaran produk yang berdampak buruk bagi kesehatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, membiarkan iklan rokok di dekat institusi pendidikan sama saja dengan menormalisasi rokok di kalangan anak-anak.

“Ini bukan soal reklame semata, tapi soal keberpihakan kita pada masa depan anak. Jangan sampai mereka tumbuh dalam lingkungan yang secara tidak langsung menganggap rokok itu hal biasa,” ujarnya.

Putri mengkritik lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Ia menilai aturan yang ada tidak boleh berhenti di atas kertas tanpa implementasi nyata di lapangan.

Karena itu, ia mendorong Pemkot Malang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan reklame, khususnya yang berada di radius sekolah. Penguatan regulasi dan pengawasan juga dinilai mendesak.

“Kalau regulasi sudah jelas, yang harus dipertanyakan adalah komitmen penegakannya. Jangan sampai ada pembiaran,” katanya.

Komisi D mendesak pemerintah daerah segera melakukan penertiban tanpa kompromi dan memperbaiki mekanisme pengawasan agar kasus serupa tidak berulang.

Bagi Putri, perlindungan anak harus jadi prioritas utama dan tidak boleh kalah oleh kepentingan ekonomi industri tertentu.

“Kesehatan dan masa depan anak-anak tidak boleh ditawar. Ini soal keberpihakan kita sebagai pemerintah,” pungkasnya.( Djoko W)