DPRD Kota Malang Dukung Sekolah Rakyat Berasrama, Suyadi: Bekal SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Malangpariwara.com – Program Sekolah Rakyat (SR) berasrama yang digagas pemerintah mendapat apresiasi dari Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Suyadi.

Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata negara dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Suyadi menilai, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Melalui sistem pendidikan berasrama, peserta didik tidak hanya memperoleh layanan pendidikan secara gratis, tetapi juga mendapatkan fasilitas penunjang yang memungkinkan mereka belajar dengan lebih optimal.

“Sekolah Rakyat berasrama menjadi langkah pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul yang akan menjadi kekuatan bangsa di masa depan,” ujar Suyadi, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, pemerataan akses pendidikan merupakan salah satu kunci menciptakan keadilan sosial.

Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar dan sarana belajar yang memadai, anak-anak dapat lebih fokus mengembangkan potensi tanpa terbebani persoalan ekonomi keluarga.

“Ketika fasilitas belajar dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik akan semakin terbuka. Pendidikan berkualitas harus dapat dinikmati seluruh anak bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Suyadi menilai sistem pendidikan berasrama memiliki nilai tambah dalam membentuk karakter generasi muda.

Pembinaan yang berlangsung selama 24 jam memungkinkan sekolah menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, spiritualitas, hingga kepedulian sosial secara lebih intensif.

“Konsep asrama mendukung pembinaan karakter secara menyeluruh. Anak-anak tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial,” pungkasnya.(Djoko W)