Perkuat Budaya Kerja dan Layanan Prima, MAN 2 Kota Malang Sesuaikan Job Description Tenaga Kependidikan

Malangpariwara.com  – MAN 2 Kota Malang terus memperkuat tata kelola kelembagaan dengan melakukan penyesuaian job description bagi tenaga kependidikan.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan madrasah agar semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada seluruh warga madrasah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penyesuaian Job Description Tenaga Kependidikan yang digelar di Minihall PSBB MAN 2 Kota Malang, Jumat (17/7/2026). Kegiatan dihadiri Kepala MAN 2 Kota Malang Dr. H. Samsudin, M.Pd., Kepala Tata Usaha H. Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., serta seluruh tenaga kependidikan dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Penyesuaian tugas dan tanggung jawab ini dilakukan sebagai strategi memperkuat budaya kerja, meningkatkan efektivitas organisasi, sekaligus menyelaraskan komitmen seluruh tenaga kependidikan agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, akuntabel, dan profesional.

Pada kesempatan tersebut, Kepala MAN 2 Kota Malang juga menetapkan Surat Keputusan Kepala Madrasah tentang Penetapan Job Description Tenaga Kependidikan. SK tersebut menjadi pedoman resmi bagi setiap pegawai dalam menjalankan tugas, fungsi, serta tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.

Selain penataan organisasi, kabar menggembirakan juga disampaikan kepada seluruh tenaga kependidikan. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi, seluruh tenaga kependidikan Non-ASN MAN 2 Kota Malang dipastikan kembali memperoleh perpanjangan kontrak kerja pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Keputusan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi mereka dalam mendukung kemajuan madrasah.

Dalam penyesuaian struktur layanan, MAN 2 Kota Malang memperkuat sejumlah unit strategis, meliputi layanan Satpam, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Perpustakaan, Laboratorium, Masjid, hingga pembentukan Ruang Arsiparis. Penguatan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pelayanan yang lebih tertib, efisien, dan profesional.

Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, H. Sugeng Winarto, menegaskan bahwa penyesuaian job description bukan sekadar perubahan penempatan personel, tetapi merupakan upaya membangun sinergi antarlini pelayanan.

“Pergeseran tugas ini bukan berarti ada yang lebih penting atau lebih rendah. Semua memiliki peran yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik. Satpam, PTSP, perpustakaan, laboratorium, masjid, hingga ruang arsiparis harus saling mendukung sebagai satu tim,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh tenaga kependidikan Non-ASN yang kembali dipercaya melanjutkan pengabdian untuk menjadikan perpanjangan kontrak sebagai motivasi meningkatkan kualitas kinerja.

“Alhamdulillah, seluruh Tenaga Kependidikan Non ASN tahun pelajaran 2026/2027 kembali diberi kepercayaan. Mari kita jawab dengan disiplin, loyalitas, profesionalisme, dan semangat melayani,” katanya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, menjelaskan bahwa penyesuaian job description merupakan bagian dari transformasi tata kelola madrasah yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan.

“Perubahan ini merupakan upaya menempatkan setiap tenaga kependidikan pada posisi yang paling sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan madrasah. Saya berharap seluruh pegawai dapat bekerja secara profesional dan terus memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perpanjangan kontrak bagi seluruh tenaga kependidikan Non-ASN merupakan bentuk kepercayaan sekaligus penghargaan dari madrasah atas kinerja yang telah ditunjukkan selama ini.

“Perpanjangan kontrak ini merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan dari madrasah. Mari kita jadikan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima,” tuturnya.

Melalui langkah tersebut, MAN 2 Kota Malang menegaskan komitmennya membangun sistem pelayanan yang modern, profesional, dan berintegritas.

Dengan pembagian tugas yang semakin jelas dan penguatan kolaborasi antar seluruh unit kerja, madrasah optimistis mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas sekaligus memperkuat posisinya sebagai madrasah unggul, berprestasi, dan berintegritas.( Djoko W)