MALANGPARIWARA.COM – SD Negeri 02 Permanu menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I cabang Banjari dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam dan Seni (PAIS) serta Moderasi Beragama Tingkat SD se-Kecamatan Pakisaji.
Kompetisi yang digelar di SDN 1 Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Kamis (30/7/2026), menjadi tonggak penting bagi sekolah tersebut karena merupakan gelar juara pertama yang berhasil diraih di bidang banjari.
Keberhasilan itu lahir dari penampilan para siswa yang mampu memadukan kekompakan, penghayatan, dan harmonisasi permainan rebana.
Penampilan mereka mendapat apresiasi dewan juri dan berhasil mengungguli peserta dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Pakisaji.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan bakat di bidang seni Islami dapat berjalan seiring dengan pembentukan karakter peserta didik.
Melalui latihan yang disiplin dan kerja sama tim yang kuat, para siswa tidak hanya menunjukkan kemampuan bermusikal, tetapi juga menampilkan nilai kebersamaan, percaya diri, dan kecintaan terhadap seni budaya Islami.
Di balik keberhasilan itu, terdapat peran guru pelatih Moch. Hafidhotul Mustofa, S.Pd., yang secara intensif membimbing para siswa sejak tahap dasar hingga siap tampil di hadapan dewan juri.
Guru yang berasal dari MTs Nurul Huda Babadan, Ngajum, tersebut mendampingi proses latihan secara berkelanjutan sehingga kemampuan tim terus berkembang.
Kepala SDN 02 Permanu, Puspita Ayu Wijaya, S.Pd.SD., mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, kemenangan itu merupakan buah dari kolaborasi seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, siswa, orang tua, hingga mitra yang turut mendukung proses pembinaan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini merupakan kemenangan pertama kami di bidang banjari. Awalnya kami tidak menyangka bisa meraih Juara 1. Terima kasih kepada seluruh guru, wali murid, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan berupa tenaga, waktu, dan doa. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada MTs Nurul Huda yang turut mendukung pembinaan tim banjari SDN 02 Permanu. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras bersama,” ujarnya.
Puspita berharap keberhasilan tersebut menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga seni, budaya, dan keagamaan. Ia optimistis prestasi ini menjadi langkah awal menuju kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Dukungan terhadap pembinaan generasi berprestasi juga disampaikan Kepala MTs Nurul Huda Babadan, HM Rosid, M.Pd.
Ia menegaskan komitmen lembaganya untuk terus bersinergi dengan sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik akademik maupun non akademik.
“Kami siap membantu SD dan MI agar mampu meraih prestasi, baik akademik maupun non akademik. Dalam waktu dekat, kami juga akan meluncurkan program pendampingan bagi siswa kelas VI SD dan MI untuk meningkatkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), disertai program beasiswa melalui kerja sama MTs Nurul Huda dengan PT Literindo dan CV Mitra Mas Teknik,” katanya.
Menurut Rosid, kolaborasi antar negara lembaga pendidikan menjadi salah satu kunci dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kemampuan berkompetisi di berbagai bidang.
Keberhasilan SDN 02 Permanu meraih Juara I Lomba Banjari sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten, didukung sinergi antara sekolah, orang tua, dan lembaga pendidikan lainnya, mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.
Dengan modal tersebut, SDN 02 Permanu optimistis dapat terus melanjutkan tradisi prestasi dan bersaing pada ajang yang lebih tinggi di tingkat kabupaten maupun seterusnya.(Djoko W)






