Cinta Rasul Harus Dibuktikan, Warga RT 8 Gading Kasri Diajak Hidupkan Sunah Nabi

MALANGPARIWARA.COM  – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan RT 8 Jalan Jombang Gang 2, Kelurahan Gading Kasri, Kota Malang, berlangsung penuh keakraban, Senin (24/8) malam.

Warga tidak hanya berkumpul untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga diajak menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat untuk menerapkan keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara diisi dengan lantunan selawat dari tim hadrah Ahbabul Hikam. Suasana semakin khidmat ketika Qari Umeirsyah membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebelum tausiyah keagamaan disampaikan.

Ketua RT 8/RW 3 Ustaz Imam Ghozal.(Ist)

Dalam tausiyahnya, Ketua RT 8/RW 3 Ustaz Imam Ghozali menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya disampaikan melalui ucapan.

Menurutnya, kecintaan tersebut harus tercermin melalui perilaku dan kebiasaan sehari-hari.

“Bukti cinta kepada Nabi Muhammad SAW bukan sekadar ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui amalan nyata, seperti berselawat, bersedekah, menjalin silaturahmi, dan menghidupkan sunah Nabi, terutama dengan membaca serta mempelajari Al-Qur’an,” ujar Imam.

Ia mengajak warga membiasakan diri memperbanyak selawat dalam berbagai kesempatan. Amalan tersebut, kata dia, dapat dilakukan siapa saja dan tidak membutuhkan waktu khusus.

Selain selawat, warga juga didorong untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Imam mengingatkan bahwa belajar membaca Al-Qur’an tidak dibatasi usia maupun tingkat kemampuan.

“Belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia maupun kemampuan. Bagi mereka yang masih terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an, Allah SWT menjanjikan pahala ganda atas kegigihannya,” katanya.

Menurut Imam, meneladani Rasulullah SAW juga tidak sebatas mengikuti hal-hal yang tampak dari luar. Yang lebih penting adalah memahami nilai dan ajaran yang dibawa Nabi, kemudian menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Sikap saling menghormati, peduli kepada sesama, gemar bersedekah, menjaga hubungan baik dengan tetangga, serta terus menuntut ilmu menjadi bagian dari keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, peringatan Maulid Nabi di lingkungan RT 8 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Pertemuan warga tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan semangat bersama dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan.

Melalui momentum tersebut, warga diharapkan dapat membawa semangat Maulid Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Kecintaan kepada Rasulullah SAW diharapkan diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, mulai dari memperbanyak selawat, membaca Al-Qur’an, bersedekah, menjaga silaturahmi hingga senantiasa berbuat baik kepada sesama.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *