RS Hermina Kepanjen Resmi Beroperasi, Perkuat Akses Layanan Kesehatan di Kabupaten Malang

Malangpariwara.com — Hermina Hospitals kembali memperluas akses pelayanan kesehatan di Jawa Timur dengan resmi membuka RS Hermina Kepanjen, rumah sakit ke-54 dalam jaringan Hermina Hospitals.

Rumah sakit umum kelas C ini hadir di Jalan Raya Mojosari RT 002 RW 001, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Penandatanganan prasasti.(Djoko W)

Peresmian RS Hermina Kepanjen ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.

Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan semakin memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas di Kabupaten Malang dan wilayah Malang Raya.

Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, peresmian RS Hermina Kepanjen menjadi momentum penting dalam upaya pemerintah memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kita patut bersyukur karena Kabupaten Malang terus mendapatkan tambahan fasilitas kesehatan. Salah satunya dengan hadirnya Rumah Sakit Hermina yang berada di kawasan strategis, tepatnya di jantung ibu kota Kabupaten Malang, yaitu Kepanjen,” ujar Sanusi.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit baru memberikan masyarakat lebih banyak pilihan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Sanusi apresiasi konsep RS Hermina Kepanjen yang mengutamakan kenyamanan pasien.(Djoko W)

Ia juga mengapresiasi konsep RS Hermina Kepanjen yang mengutamakan kenyamanan pasien melalui fasilitas yang representatif dan modern.

“Fasilitasnya bagus semua dan peralatannya masih baru. Tempat tidur, selimut, dan berbagai fasilitas lainnya juga masih baru. Saya berharap kebersihan dan kualitas fasilitas seperti ini dapat terus dipertahankan,” katanya.

Sanusi berharap RS Hermina Kepanjen mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjadi bagian penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Malang dan sekitarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Medikaloka Hermina Tbk. dr. Hasmoro, Sp.An (KIC), MHA, M.M., menjelaskan, RS Hermina Kepanjen dibangun di atas lahan seluas 18.148 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 9.630 meter persegi.

Rumah sakit tersebut memiliki kapasitas **100 tempat tidur** dan didukung area parkir yang luas.

“Sebagai rumah sakit Hermina ke-54, kami ingin kehadiran RS Hermina Kepanjen tidak hanya menambah fasilitas kesehatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepanjen dan Kabupaten Malang secara lebih luas,” ujar Hasmoro.

Pada tahap awal operasional, RS Hermina Kepanjen diperkuat **43 dokter spesialis dan enam dokter subspesialis**. Selain itu, terdapat satu ahli gizi, dua fisioterapis, serta 34 tenaga keperawatan.

Dari sisi fasilitas, rumah sakit ini dilengkapi berbagai layanan penunjang, seperti laboratorium, radiologi, dan farmasi. Kehadiran fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung proses pemeriksaan, diagnosis, hingga pengobatan secara terintegrasi.

Salah satu perhatian utama RS Hermina Kepanjen adalah kesiapan layanan kegawatdaruratan.

Dengan dukungan tenaga medis terlatih dan fasilitas penunjang, rumah sakit ini disiapkan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat.

Layanan tersebut mencakup penanganan kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga kegawatdaruratan ibu dan anak.

“Dalam kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan penanganan sangat penting. Karena itu, kami memastikan layanan kegawatdaruratan di RS Hermina Kepanjen memiliki kesiapan yang dibutuhkan untuk memberikan respons cepat dan tepat,” jelas Hasmoro.

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan rumah sakit yang dekat, tetapi juga rumah sakit yang siap ketika mereka benar-benar membutuhkan pertolongan,” imbuhnya.

Selain pelayanan medis, RS Hermina Kepanjen didukung infrastruktur untuk menjaga keberlangsungan operasional. Rumah sakit ini mengadopsi konsep **green building**, dilengkapi sistem pengelolaan limbah cair melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tersertifikasi, serta memiliki gardu trafo listrik PLN tersendiri dan generator set (genset).

Rumah sakit ini juga menerapkan **Electronic Medical Record (EMR)** sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan.

Sistem tersebut memungkinkan data medis pasien terdokumentasi dan terintegrasi secara digital sehingga dapat mendukung pelayanan yang lebih efisien dan akurat.

Selain layanan kegawatdaruratan, RS Hermina Kepanjen menghadirkan sejumlah poliklinik untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat secara lebih menyeluruh.

Beberapa layanan yang menjadi perhatian antara lain kesehatan ibu dan anak, perinatologi, tumbuh kembang anak, serta berbagai layanan kesehatan lainnya.

Hasmoro menegaskan, kehadiran RS Hermina Kepanjen merupakan bagian dari perjalanan panjang Hermina Hospitals dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Selama lebih dari 40 tahun, Hermina terus bertumbuh untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Hari ini, perjalanan tersebut berlanjut melalui hadirnya RS Hermina Kepanjen sebagai rumah sakit Hermina ke-54,” tuturnya.

Ia berharap RS Hermina Kepanjen tidak hanya menjadi tempat masyarakat mendapatkan pengobatan ketika sakit, tetapi juga menjadi mitra dalam menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang keluarga.

“Kami berharap rumah sakit ini dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Malang, bukan hanya ketika membutuhkan pengobatan, tetapi juga dalam menjaga kesehatan dan tumbuh bersama keluarga,” pungkasnya.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *