MALANGPARIWARA.COM – Membangun keamanan dan kondusivitas wilayah tidak selalu harus menunggu munculnya persoalan. Bagi Babinsa, komunikasi yang terjaga dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengetahui perkembangan situasi sejak dini.
Hal itu dilakukan Babinsa Karangbesuki Koramil 0833-04/Sukun, Pelda Wiwit, melalui anjangsana ke wilayah binaannya, Rabu (30/9/2026).
Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, ia berdialog langsung dengan warga dan tokoh masyarakat untuk mendengarkan berbagai masukan sekaligus menyerap perkembangan kondisi lingkungan.
Anjangsana tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah. Warga memiliki kesempatan menyampaikan berbagai kondisi maupun persoalan di lingkungannya, sementara Babinsa dapat memberikan perhatian, membangun koordinasi, dan memetakan perkembangan wilayah secara lebih dekat.
“Anjangsana ini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga membangun komunikasi dan kepercayaan bersama warga serta tokoh masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, setiap perkembangan di wilayah bisa diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi bersama,” ujar Pelda Wiwit.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial. Karena itu, kehadiran Babinsa tidak hanya dibutuhkan ketika terjadi persoalan atau saat ada kegiatan tertentu, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Komunikasi yang dibangun secara rutin diharapkan memperkuat sinergi antara Babinsa dan warga. Dari hubungan yang semakin dekat, kepedulian terhadap lingkungan, semangat gotong royong, serta kesadaran bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah dapat terus tumbuh.
Bagi Babinsa Karangbesuki, anjangsana bukan sekadar kunjungan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi cara untuk hadir, mendengar, dan membangun kepercayaan bersama masyarakat di wilayah binaan.(Djoko W)






