MALANGPARIWARA.COM — Semangat menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila kembali diteguhkan dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang digelar di halaman Balai Kota Malang, Kamis (1/10/2026).
Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, unsur pemerintahan, serta elemen masyarakat.
Upacara berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan meliputi mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan ikrar, dan doa.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak sekadar menjadi dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, kepedulian, gotong royong, serta penghormatan terhadap perbedaan.
Kehadiran Dandim 0833 dalam upacara tersebut sekaligus menegaskan komitmen TNI dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat.
“Pancasila harus terus menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat persatuan perlu kita jaga bersama, terutama dengan membangun kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Letkol Inf Dedy Azis.
Menurutnya, pengamalan Pancasila tidak harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Nilai tersebut dapat diterapkan melalui tindakan sederhana, seperti menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Menjaga Pancasila bukan hanya tugas satu pihak. Ini tanggung jawab bersama. Dari persatuan yang kuat, kita menjaga Indonesia tetap kokoh,” tegasnya.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan bangsa sekaligus memperkuat tekad untuk menjaga persatuan Indonesia. Peringatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Upacara ditutup dengan doa dan penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa. Momentum tersebut sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk merawat persatuan, menjaga kebersamaan, dan membangun Kota Malang yang harmonis.(Djoko W)






