Kukuhkan Pengurus 2026–2031, PKB Kota Malang Dorong Kolaborasi Pulihkan Kepercayaan Publik

Malangpariwara.com  – Pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang, pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se-Kota Malang, serta badan otonom (banom) partai masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di Ballroom Savana Hotel, Sabtu (17/10/2026) malam.

Momentum konsolidasi organisasi ini sekaligus dimanfaatkan untuk menyerukan pentingnya memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap politik melalui pelayanan nyata, kepedulian sosial, dan kolaborasi lintas partai.

Pengukuhan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji yang dipimpin Sekretaris Jenderal DPP PKB, Dr. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum.

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Malang saat ini, Wahyu Hidayat, serta dua mantan Wali Kota Malang, Sutiaji dan H. Mohammad Anton atau yang akrab disapa Abah Anton.

Sebelum memimpin pengukuhan, Hasanuddin Wahid mengatakan pengukuhan ini merupakan awal para pengurus mengikatkan diri pada amanah perjuangan.

“Jabatan ini bukan sekadar posisi dalam organisasi. Ia adalah tanggung jawab moral, tanggung jawab ideologis, sekaligus memanggul sejarah,” kata Hasanuddin Wahid.

Lebih lanjut Hasanudin Wahid juga menegaskan kepada seluruh pengurus untuk menjaga kehormatan Partai Kebangkitan Bangsa, untuk mengabdi kepada rakyat, dan menegakkan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, serta persatuan, persaudaraan dalam keberagaman.

“PKB lahir bukan hanya hadir untuk berkuasa. Tetapi lebih dari itu untuk menghadirkan politik yang bermoral, beradab, dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Oleh karena itu, kepemimpinan di PKB ditegaskan Hasanuddin Wahid ditentukan oleh keteladanan, kesetiaan pada nilai, dan keberanian menjaga amanah.

Ketua DPC PKB Kota Malang, Hj. Hikmah Bafaqih, M.Pd., menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak cukup hanya memperkuat struktur dan menjalankan agenda internal partai. Lebih dari itu, keberadaan partai politik harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan membuktikan manfaatnya secara langsung.

Menurut Hikmah, kepercayaan publik terhadap politik, terutama di kalangan generasi muda, menjadi tantangan yang perlu dijawab bersama oleh seluruh partai politik. Kepercayaan tersebut tidak dapat dibangun hanya melalui pernyataan atau janji, tetapi harus diwujudkan lewat kerja yang konsisten dan pelayanan yang dirasakan masyarakat.

“Tugas kita semua para pimpinan parpol membuktikan bahwa keberadaan politik, partai politik, dan produk-produknya bisa dipercaya oleh masyarakat. Mari bersama-sama memastikan itu,” ujarnya.

Ketua DPC PKB Kota Malang, Hj. Hikmah Bafaqih, M.Pd., saat memeri keterangan kepada sejumlah Wartawan.(Djoko W)

Kepercayaan Publik Harus Dijawab dengan Kerja Nyata

Hikmah mengingatkan, partai politik memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga relevansi politik di tengah masyarakat.

Publik perlu melihat bahwa politik bukan semata-mata jalan untuk memperoleh kekuasaan, melainkan instrumen untuk memperjuangkan kepentingan warga dan mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial.

Ia juga menyoroti pentingnya keselarasan antara dukungan anggaran bantuan politik (banpol), gaji anggota fraksi di berbagai tingkatan, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, sumber daya yang dimiliki partai harus diikuti dengan tanggung jawab untuk memperluas pelayanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, Hikmah mengajak seluruh partai politik di Kota Malang mengesampingkan sekat organisasi ketika berhadapan dengan kepentingan masyarakat.

Kolaborasi lintas partai dinilai penting agar berbagai persoalan kota dapat ditangani melalui kerja bersama, bukan hanya mengandalkan program masing-masing organisasi.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam pengukuhan pengurus PKB Kota Malang periode 2026–2031.

Konsolidasi kepengurusan, menurut arah sambutan Hikmah, perlu diterjemahkan menjadi agenda yang terukur dan memberikan manfaat bagi warga.

Penyandang Disabilitas Bukan Sekadar Objek Apresiasi

Selain menekankan kepercayaan publik, Hikmah menyoroti pentingnya membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.

Hikmah mengingatkan bahwa kelompok disabilitas memiliki potensi, kemampuan, dan kontribusi yang patut mendapatkan kesempatan setara dalam kehidupan bermasyarakat.

Penampilan Netra Band dan grup tilawah dari RSBN Janti, lembaga di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menjadi bagian dari rangkaian acara .(Djoko W)

Kehadiran Netra Band dan grup tilawah dari RSBN Janti, lembaga di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, menjadi bagian dari rangkaian acara yang memperlihatkan kemampuan penyandang disabilitas dalam berkesenian dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an.

Bagi Hikmah, apresiasi tidak seharusnya berhenti pada pemberian panggung dalam acara seremonial. Para penyandang disabilitas perlu memperoleh kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam kegiatan sosial, kebudayaan, maupun berbagai ruang publik lainnya.

“Mungkin dunia mereka seakan kita rasakan gelap, tetapi sesungguhnya hati mereka jauh lebih terang dari yang kita duga,” tuturnya.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya mengubah cara pandang terhadap disabilitas. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek kepedulian, melainkan individu yang memiliki kemampuan dan hak untuk berpartisipasi serta berkontribusi dalam kehidupan sosial.

UMKM Lokal Didorong Tumbuh, Sampah Plastik Dikurangi

Komitmen sosial PKB Kota Malang juga diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hikmah menyampaikan, konsumsi dalam berbagai kegiatan partai diupayakan berasal dari UMKM binaan PKB. Para tamu dalam pengukuhan pengurus juga menerima goodie bag berisi produk olahan UMKM dampingan partai.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan produk usaha lokal kepada khalayak yang lebih luas sekaligus membuka peluang pemasaran bagi pelaku UMKM.

Dukungan terhadap UMKM, menurut semangat yang disampaikan Hikmah, dapat dimulai dari keputusan sederhana dalam penyelenggaraan kegiatan. Belanja kebutuhan acara dari usaha lokal menjadi salah satu cara agar aktivitas organisasi turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Di sisi lain, DPC PKB Kota Malang juga berupaya mengurangi sampah plastik melalui penerapan kebijakan no plastic di lingkungan kantor partai. Salah satu langkahnya ialah mengganti penggunaan minuman kemasan dengan air isi ulang.

“Ini juga menjadi ikhtiar dan bagian dari langkah kecil menyelamatkan bumi kita yang sedang tidak baik-baik saja,” kata Hikmah.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Meski berskala kecil, pengurangan plastik sekali pakai dapat menjadi bagian dari pembentukan budaya organisasi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kepengurusan Baru Dituntut Memberi Manfaat Terukur

Pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Malang, DPAC se-Kota Malang, dan banom untuk masa bakti 2026–2031 menjadi awal bagi pelaksanaan tanggung jawab organisasi selama lima tahun ke depan.

Tantangan yang dihadapi bukan hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga memastikan program partai memiliki dampak yang dapat dirasakan masyarakat. Mulai dari pelayanan sosial, pemberdayaan UMKM, kepedulian terhadap penyandang disabilitas, hingga pengurangan sampah plastik, seluruh agenda membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan.

Hikmah pun mengajak seluruh jajaran pengurus dan elemen masyarakat memperkuat kolaborasi, menjalankan tanggung jawab secara disiplin, serta memastikan setiap program memberikan manfaat yang terukur.

Ia berharap hubungan baik dengan berbagai partai politik dan tokoh masyarakat dapat menjadi modal untuk mendorong pelayanan publik yang lebih baik sekaligus memperkuat kontribusi politik terhadap pembangunan daerah.

Bagi Hikmah, ukuran keberhasilan politik pada akhirnya tidak cukup dilihat dari besarnya organisasi atau terlaksananya kegiatan seremonial. Hal yang lebih penting ialah sejauh mana keberadaan partai mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Yang penting kita kerjakan yang terbaik untuk Kota Malang, untuk Indonesia,” pungkasnya.

Walikota Malang Wahyu Hidayat memberi selamat kepada Ketua DPC PKB (Djoko W)

Di tempat yang sama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengucapkan selamat atas dikukuhkannya para pengurus DPC PKB dan DPAC PKB se Kota Malang. Dia berharap kegiatan pelantikan ini memberikan kebaikan tidak hanya untuk PKB, tapi juga untuk pembangunan Kota Malang. (Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *