DPD RI Goes to School, Ning Lia Kenalkan Demokrasi dan Konstitusi kepada Siswa SMA 16 Surabaya

Berita3 views

SURABAYA, Malangpariwara.com – Kembali ke almamaternya, Senator Jawa Timur Dr. Lia Istifhama mengajak siswa SMA Negeri 16 Surabaya memahami demokrasi, konstitusi, dan pentingnya menyuarakan aspirasi daerah. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak apatis terhadap politik, terlebih mereka akan menjadi bagian dari pemilih pada Pemilu 2029.

Pesan tersebut disampaikan Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, melalui program DPD RI Goes to School 2026 di SMA Negeri 16 Surabaya, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan bertema Generasi Muda Melek Konstitusi, Cerdas Digital dan Berani Menyuarakan Aspirasi Daerah untuk Indonesia Maju itu menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-22 DPD RI.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMA Negeri 16 Surabaya Sunawan Hadi Santoso dan Kepala Kantor DPD RI Provinsi Jawa Timur M. Hidayat.

Ning Lia menekankan, pendidikan politik perlu dikenalkan sejak bangku sekolah agar pelajar memiliki pemahaman mengenai demokrasi dan peran masyarakat dalam kehidupan bernegara.

“Generasi muda harus memiliki optimisme yang kuat terhadap politik. Jangan sampai muncul sikap apatis. Mereka perlu memahami bahwa dirinya merupakan bagian penting dalam kebangkitan demokrasi Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, melek politik bukan sekadar mengetahui teori atau mengikuti perkembangan politik. Pelajar juga perlu membangun kemampuan berpikir kritis, memahami kebijakan publik, serta mengetahui bagaimana aspirasi masyarakat daerah diperjuangkan di tingkat nasional.

Melalui program tersebut, para siswa diperkenalkan dengan tugas, fungsi, dan kewenangan DPD RI sebagai lembaga perwakilan daerah. Pemahaman ini dinilai penting agar generasi muda mengenali peran lembaga negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

“Anak-anak muda harus mampu berpikir kritis terhadap kebijakan yang ada, sekaligus memahami bagaimana peran mereka dalam memperkuat Indonesia. Aspirasi daerah juga menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional,” tegasnya.

Kepala SMA Negeri 16 Surabaya Sunawan Hadi Santoso menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi DPD RI memberikan tambahan wawasan bagi siswa mengenai sistem ketatanegaraan, khususnya fungsi lembaga perwakilan daerah.

Ia mengakui, selama ini pelajar cenderung lebih mengenal DPR RI dibandingkan DPD RI. Padahal, keduanya memiliki fungsi berbeda dalam sistem perwakilan Indonesia.

“Kami merasa bangga sekaligus terpacu untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai posisi dan peran DPD RI. Selama ini, mungkin mereka lebih mengenal DPR RI, sementara DPD RI masih belum banyak dipahami,” ungkap Sunawan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan siswa sekaligus mendorong mereka mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang unggul serta berprestasi.

Kunjungan ini juga memiliki makna tersendiri bagi Ning Lia. Sebagai alumni SMA Negeri 16 Surabaya, ia mengaku bangga dapat kembali ke sekolah yang menjadi bagian dari perjalanan pendidikan dan pembentukan karakternya.

Ia berpesan agar para siswa tidak berhenti belajar, terus berkarya, dan berani mengembangkan kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Sekolah ini merupakan salah satu proses penting dalam kehidupan saya. Di sini kita belajar membangun semangat untuk berkarya, terus belajar, dan mengasah diri agar memiliki keterampilan yang baik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor DPD RI Provinsi Jawa Timur M. Hidayat menjelaskan, program DPD RI Goes to School merupakan upaya mendekatkan lembaga negara kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Selain memperkenalkan kelembagaan DPD RI, kegiatan tersebut menjadi sarana mengenalkan peran empat anggota DPD RI dari Jawa Timur kepada generasi muda.

Hidayat juga menyoroti pentingnya pendidikan politik menjelang Pemilu 2029. Para siswa SMA saat ini akan memasuki usia pemilih sehingga perlu dibekali pemahaman mengenai demokrasi, konstitusi, dan lembaga perwakilan daerah.

“Anak-anak SMA Negeri 16 Surabaya ini nantinya akan menjadi bagian dari pemilih pada Pemilu 2029. Mereka harus melek politik, khususnya memahami DPD RI dan para senator yang mewakili Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu, mereka bisa menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Melalui program DPD RI Goes to School 2026, DPD RI berharap pelajar semakin memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara, sekaligus memiliki keberanian menyampaikan aspirasi secara konstruktif.(Djoko W)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *