Malangpariwara.com – Universitas Ma Chung kembali menghadirkan program sosial “Ma Chung Peduli” sebagai bentuk komitmen kampus dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan keempat ini digelar pada Minggu (10/5/2026) mulai pukul 07.00 WIB di Lapangan Rampal.
Pada kegiatan kali ini, Lions Club Malang Amazing bekerja sama dengan Universitas Ma Chung menggelar bakti sosial pemeriksaan mata gratis bertajuk “Gift of Sight”.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mata sekaligus memberikan akses pemeriksaan dasar secara cuma-cuma bagi warga Malang dan sekitarnya.
Kegiatan sosial ini menyasar sekitar 150 warga, terutama kelompok lansia yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.

Tim dokter spesialis mata dan optometri dari Ma Chung bertugas melakukan pemeriksaan, sementara Lions Club Malang Amazing menyediakan bantuan kacamata baca bagi peserta yang membutuhkan.

Manager Marketing Universitas Ma Chung, Dr. Felik Sad Windu Wisnu Broto, menjelaskan bahwa “Ma Chung Peduli” merupakan program yang digagas oleh tim marketing kampus agar masyarakat semakin mengenal Ma Chung sekaligus merasakan manfaat langsung dari layanan program studi yang dimiliki kampus.
“Selama ini kami belum pernah banyak keluar kampus. Maka kami punya program Ma Chung Peduli supaya masyarakat lebih mengenal Ma Chung sekaligus merasakan langsung manfaat layanan dari program studi kami,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan sebelumnya kegiatan hanya melibatkan Program Studi Optometri untuk pemeriksaan mata.

Kini layanan diperluas dengan melibatkan Program Studi Farmasi untuk pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek gula darah, asam urat, dan kolesterol.
“Pemeriksaannya dari Ma Chung, sedangkan kacamatanya dari Lions Club. Ini kerja sama pertama kami dalam Ma Chung Peduli,” kata Felik.
Sebanyak 120 frame kacamata baca gratis disiapkan dalam kegiatan tersebut. Sementara total target penerima layanan kesehatan gratis mencapai sekitar 200 orang.
“Biasanya setelah 200 peserta pemeriksaan selesai, kegiatan kami tutup. Jadi bukan berdasarkan jam, tetapi menyesuaikan kuota layanan yang tersedia,” jelasnya.
Felik menambahkan, pembagian yang dilakukan saat ini masih berupa frame kacamata gratis.
Sedangkan untuk lensa minus maupun plus, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dan mendapatkan resep dari tim optometri.
“Ke depan kami rencanakan bisa sekaligus memberikan lensa sesuai kebutuhan peserta. Tetapi proses itu membutuhkan waktu, biasanya sekitar dua minggu,” tambahnya.
Pemilihan Lapangan Rampal sebagai lokasi kegiatan juga bukan tanpa alasan. Menurut Felik, kawasan tersebut menjadi titik berkumpul masyarakat pada akhir pekan, khususnya kalangan menengah ke bawah yang menjadi sasaran utama program sosial ini.
“Kami memang menyasar masyarakat menengah ke bawah. Karena itu kami memilih di Rampal, bukan di mal. Kalau di mal biasanya pengunjungnya berbeda,” ujarnya.

Sementara itu, I Nengah ngetis Director Lions Club Malang Amazing mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari misi pelayanan Lions Club International, khususnya di bidang vision atau kesehatan mata.
“Vision adalah salah satu pilar global Lions Club International. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan lebih banyak warga Malang mendapat deteksi dini gangguan penglihatan, layanan konsultasi, hingga pemberian kacamata baca sesuai hasil pemeriksaan,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan kacamata baca yang dibagikan berasal dari donasi anggota klub dan dukungan OneSigh EssilorLuxottica Foundation yang mensponsori penyediaan 120 kacamata baca untuk kegiatan tersebut.
“Kami memang memiliki delapan pilar pelayanan sosial, salah satunya vision. Karena itu kami hadir memberikan kacamata baca gratis untuk masyarakat,” ujarnya.
Menurut I Nengah, pemilihan lokasi di Rampal dilakukan agar layanan benar-benar dapat menjangkau masyarakat umum secara luas.
“Kalau di mal biasanya kami mengadakan donor darah. Tetapi untuk pelayanan seperti pembagian kacamata gratis ini, kami memang ingin langsung hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.(Djoko W)






