Koperasi SBW Kembangkan Unit Usaha Kesehatan, Bangun Klinik BPJS dan Klinik Kecantikan di Kota Malang

MALANG, Malangpariwara.com – Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai koperasi modern dengan memperluas unit usaha di sektor layanan kesehatan.

Langkah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Klinik BPJS Kesehatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sekaligus Klinik Kecantikan di kawasan Kantor Koperasi SBW, Jalan Teluk Etna, Kota Malang.

Pembangunan fasilitas kesehatan ini menjadi tonggak lahirnya unit usaha keenam yang dikelola Koperasi SBW.

Gedung klinik memanfaatkan bangunan lama yang sebelumnya difungsikan sebagai gudang dan ruang arsip. Setelah melalui kajian, bangunan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat layanan kesehatan yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

Ketua Koperasi Setia Budi Wanita Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., mengatakan pengembangan usaha di bidang kesehatan merupakan amanat yang telah disepakati dalam Rapat Anggota Rencana Kerja (RARK) Koperasi SBW pada November 2025.

“Hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama untuk pengembangan usaha SBW di bidang kesehatan, yakni Klinik BPJS dan Klinik Kecantikan.

Pelaksanaannya baru sekarang karena seluruh administrasi harus diselesaikan terlebih dahulu, sekaligus menyesuaikan waktu yang dianggap baik setelah bulan Suro,” ujarnya.

Menurut Sri Untari, pembangunan fisik klinik ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026. Peresmian atau grand launching direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi SBW pada 30 Desember 2026.

Sebelum peresmian resmi dilakukan, SBW juga menyiapkan tahapan soft launching agar pelayanan kesehatan dapat mulai berjalan secara bertahap sambil menyempurnakan berbagai fasilitas pendukung.

Ia menjelaskan, kehadiran klinik tersebut melengkapi lima unit usaha yang selama ini telah berjalan, yakni Simpan Pinjam, Toko/Ritel, Kavling Tanah, Kafe, serta Transportasi atau Rental Mobil.

Untuk operasional layanan kesehatan, SBW akan memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki anggotanya.

Dokter umum maupun dokter gigi yang menjadi anggota koperasi akan dilibatkan dalam pelayanan Klinik BPJS FKTP. Sementara layanan Klinik Kecantikan akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan tenaga profesional dan dokter yang memiliki sertifikasi kompetensi di bidang estetika medis.

“Layanan ini terbuka bagi masyarakat umum. Namun khusus anggota SBW, setiap transaksi di seluruh unit usaha, baik klinik, toko maupun rental mobil, akan tercatat dan manfaat ekonominya dikembalikan melalui Sisa Hasil Usaha (SHU),” jelasnya.

Pengembangan unit usaha kesehatan tersebut juga didukung oleh kinerja keuangan koperasi yang terus menunjukkan tren positif. Hingga semester pertama tahun 2026, capaian omzet usaha SBW telah mencapai 96 persen dari target tahunan.

“Alhamdulillah perkembangan usaha sangat baik. Tahun 2025 pencapaian target omzet berada di angka 84 persen. Memasuki semester pertama tahun ini sudah mencapai 96 persen. Kami optimistis target bahkan bisa terlampaui pada semester kedua,” tutur Sri Untari.

Melalui pembangunan Klinik BPJS dan Klinik Kecantikan ini, Koperasi SBW tidak hanya memperluas diversifikasi usaha, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan anggota serta memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah bagi masyarakat Kota Malang.(Djoko W)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan