Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer Kodim 0833, Tempa Kemampuan Teknik dan Jiwa Ksatria Prajurit

MALANGPARIWARA.COM – Komitmen membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, dan berkarakter terus diperkuat Pengurus Cabang (Pengcab) Pencak Silat Militer Kodim 0833/Kota Malang melalui pelaksanaan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar di Makodim 0833/Kota Malang, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk mengukur hasil latihan sekaligus meningkatkan kompetensi para pesilat militer, baik dari sisi kemampuan teknis, kesiapan fisik, ketangguhan mental, maupun pembentukan karakter sebagai prajurit.

Seluruh peserta yang mengikuti UKT telah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis sesuai ketentuan.

Mereka menjalani serangkaian materi pengujian yang meliputi teknik dasar, jurus, bela diri praktis, kemampuan fisik, hingga aspek mental dan kedisiplinan yang menjadi ciri khas pencak silat militer.

Pasi Ops Kodim 0833/Kota Malang, Kapten Czi Dwi Tanoyo, menegaskan bahwa kenaikan tingkat bukan sekadar perubahan sabuk atau tingkatan, melainkan bentuk penghargaan atas proses panjang yang ditempuh melalui latihan yang disiplin dan konsisten.

“Kenaikan tingkat bukan hanya simbol. Ini adalah pengakuan atas dedikasi, disiplin, dan kemampuan yang telah dibangun selama menjalani proses latihan.

Melalui UKT ini, kami berharap seluruh peserta tidak hanya meningkat kemampuan tekniknya, tetapi juga memiliki jiwa ksatria, menjunjung tinggi sportivitas, loyalitas, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat maupun kedinasan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar evaluasi kemampuan, UKT juga menjadi sarana mempererat persaudaraan di antara anggota pencak silat militer. Nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa terus ditanamkan, mulai dari etika, tanggung jawab, pengendalian diri, hingga semangat saling menghormati.

Melalui kegiatan ini, Pengcab Pencak Silat Militer Kodim 0833/Kota Malang berharap dapat mencetak pesilat-pesilat militer yang profesional, berintegritas, dan memiliki daya saing tinggi.

Mereka diharapkan mampu mengharumkan nama satuan dalam berbagai ajang kejuaraan sekaligus menjadi prajurit yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dan budaya luhur Indonesia.(Djoko W)