MALANGPARIWARA.COM – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Untari Beri Sambutan Di 46 tahun SMAN 6 Malang.
Empat puluh enam tahun perjalanan SMAN 6 Malang dirayakan bukan sekadar dengan seremoni.
Semangat kebersamaan justru menjadi warna utama ketika seluruh keluarga besar sekolah berkumpul dalam kegiatan jalan sehat, Jumat (7/8/2026).
Dari siswa, guru, tenaga kependidikan, alumni, hingga para guru purna tugas, semuanya larut dalam suasana penuh keakraban.
Kehadiran lintas generasi itu sekaligus menunjukkan bahwa hubungan dengan sekolah tidak berhenti ketika masa pengabdian atau pendidikan telah selesai.

Kegiatan diawali sambutan Kepala SMAN 6 Malang, Ernawati. Ia mengajak seluruh warga sekolah menjadikan HUT ke-46 sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, sekaligus memacu prestasi.
Menurutnya, perjalanan panjang sekolah tidak hanya dibangun melalui prestasi akademik, tetapi juga melalui kebersamaan seluruh elemen yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 6 Malang.
Suasana semakin bermakna dengan hadirnya para guru purna tugas. Mereka menjadi saksi perjalanan sekolah dari masa ke masa sekaligus menjadi bagian penting dari sejarah panjang SMAN 6 Malang.
Kegiatan kemudian dibuka Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Untari.
Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pesan khusus kepada para siswa agar mampu menjaga diri dan bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.
“Anak-anak harus mampu menjaga pergaulan, menjauhi perilaku yang berisiko terhadap penularan HIV, serta selalu menjaga nama baik sekolah di mana pun berada,” pesan Untari.

Usai pembukaan, jalan sehat dimulai. Ratusan peserta menyusuri rute di sekitar kawasan sekolah dengan suasana penuh kegembiraan.
Yang menarik, masing-masing kelas tampil dengan kostum dan atribut berbeda sesuai tema yang telah ditentukan panitia.
Kreativitas siswa pun terlihat dari beragam busana yang dikenakan.
Bukan hanya sekadar tampil berbeda, kostum tersebut menjadi simbol kekompakan.
Setiap kelas berusaha menunjukkan kreativitas sekaligus membangun suasana kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
Tawa dan keceriaan peserta terus mengiringi kegiatan hingga kembali ke lingkungan sekolah. Setelah jalan sehat, kemeriahan ditutup dengan pembagian doorprize yang langsung disambut antusias para peserta.
HUT ke-46 akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan bertambahnya usia sekolah.
Momentum tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan masa lalu, masa kini, dan masa depan SMAN 6 Malang.
Para guru purna tugas membawa kenangan dan pengalaman, para alumni menjadi bagian dari perjalanan almamater, sementara para siswa menjadi generasi yang akan melanjutkan cerita sekolah di masa mendatang.
Dari kebersamaan itulah, SMAN 6 Malang menatap perjalanan berikutnya dengan semangat yang sama: menjaga kekeluargaan, memperkuat prestasi, dan terus melahirkan generasi yang mampu membawa nama baik almamater.(Djoko W)







