217 UMK Binaan Pertamina Masuk Regional, Didorong Naik Kelas dan Perluas Pasar

SURABAYA, MALANGPARIWARA.COM – Sebanyak 217 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mulai memasuki tahap regional UMK Academy 2026.

Program bertema “Beri Energi Baru Menuju UMK Maju” ini diarahkan tidak hanya pada penguatan kemampuan usaha, tetapi juga membuka akses pasar bagi peserta.

Pelatihan regional perdana digelar secara daring pada Jumat (18/9), dengan peserta berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Mereka bergerak di berbagai sektor, mulai makanan dan minuman, fashion, kriya, kecantikan dan perawatan tubuh, hingga sektor usaha unggulan lainnya.

Materi perdana difokuskan pada persoalan yang menjadi fondasi keberlangsungan UMK, yakni pengelolaan keuangan dan perhitungan biaya produksi. Peserta mendapatkan pembekalan “Keuangan Dasar UMK: Harga Jual dan Arus Kas” serta “Menghitung HPP Produk Makanan dan Minuman”.

Tak berhenti pada pelatihan, Pertamina juga memperkenalkan para akselerator yang akan mendampingi peserta di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari skema pengembangan UMK agar pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan langsung dalam pengelolaan usaha.

Akses pasar juga mulai dibuka. Sebanyak 10 UMK binaan sektor makanan dan minuman terpilih mengikuti pameran dan bazar dalam rangkaian Fun Run memperingati HUT ke-81 TNI di Malang dan Surabaya, Minggu (20/9).

Di Lapangan Rampal, Malang, para pelaku usaha berhadapan langsung dengan konsumen. Tingginya antusiasme pengunjung memberi ruang bagi UMK binaan untuk mengenalkan produk sekaligus meningkatkan transaksi hanya dalam waktu sekitar setengah hari.

Salah satu peserta, Dita, pemilik UMK Ambrose, mengaku kesempatan tersebut menjadi pengalaman penting untuk memperluas pasar produknya.

“Senang banget bisa dapat kesempatan ikut pameran HUT TNI di Lapangan Rampal Malang. Jadi kami bisa mengenalkan produk Ambrose, terutama produk probiotik seperti cuka dari aneka buah, ke lebih banyak masyarakat. Buat kami ini pengalaman yang berharga dan tentunya jadi kesempatan untuk memperluas pasar. Terima kasih Pertamina dan UMK Academy sudah memberikan kesempatan ini,” ungkap Dita.

Senior Supervisor CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Mutiara Evy Junita, mengatakan UMK Academy dirancang sebagai proses pembelajaran sekaligus pendampingan berkelanjutan bagi pelaku UMK binaan.

“Selamat kepada seluruh peserta UMK Academy yang telah berhasil lolos hingga ke tahap regional. Pelatihan ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran dan pendampingan berkelanjutan untuk mendorong pengembangan usaha UMK binaan kami,” ujar Mutiara.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi bagian penting dalam mendorong UMK agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Melalui UMK Academy 2026, kami ingin memberikan dorongan nyata sesuai semangat ‘Beri Energi Baru Menuju UMK Maju’. Penguatan fundamental usaha serta pendampingan dari para akselerator di setiap wilayah diharapkan dapat membantu UMK binaan untuk siap naik kelas dan lebih berdaya saing,” ungkap Ahad Rahedi.

Rangkaian UMK Academy 2026 Regional Jatimbalinus selanjutnya diarahkan untuk memperkuat kemampuan pengelolaan bisnis, memperluas jejaring, sekaligus membuka akses pasar.

Dengan pola pelatihan dan pendampingan tersebut, UMK binaan diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan memperluas pasar secara berkelanjutan.(Djoko W)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *