Wisuda ke-75, Polinema Luluskan 937 Mahasiswa, Direktur Tekankan Adaptasi Hadapi Era AI

Berita3 views

Malangpariwara.com – Politeknik Negeri Malang (Polinema) meluluskan 937 mahasiswa dalam Wisuda ke-75 Tahun 2026, Sabtu (31/10/2026).

Para wisudawan tersebut berasal dari 27 program studi, baik dari kampus utama maupun Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kediri.

Dengan tambahan lulusan tersebut, Polinema telah melantik 2.404 wisudawan sepanjang pelaksanaan wisuda tahun 2026.

Direktur Polinema Supriyatna Adisuwignjo.(Djoko W)

Direktur Polinema Supriyatna Adisuwignjo menegaskan, tantangan terbesar lulusan perguruan tinggi saat ini bukan sekadar memperoleh pekerjaan, melainkan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat, terutama akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, transformasi dunia kerja tidak hanya mengubah cara seseorang bekerja, tetapi juga jenis pekerjaan, kompetensi yang dibutuhkan, hingga pola hubungan antara pekerja dan perusahaan.

Mengutip laporan Deloitte Global Human Capital Trends 2026, perubahan terbesar terjadi pada pekerjaan itu sendiri sebesar 49 persen, disusul perubahan keterampilan yang dibutuhkan sebesar 39 persen.

Sementara penggunaan AI dalam pekerjaan mencapai 37 persen dan otomatisasi teknologi sebesar 34 persen.
Kondisi tersebut menuntut lulusan memiliki kemampuan yang terus berkembang. Sebab, sejumlah pekerjaan rutin berpotensi tergantikan otomatisasi, sementara profesi baru di bidang analisis data, keamanan siber, pengembangan AI, dan teknologi digital semakin dibutuhkan.

“Perubahan dunia kerja memang tidak terelakkan. Namun, yang membedakan seseorang yang sukses dengan yang tertinggal adalah kesiapan mereka dalam menghadapi perubahan,” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Polinema terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pembaruan kurikulum sesuai kebutuhan industri, penguatan pembelajaran praktik dan magang, serta digitalisasi pembelajaran.

Polinema juga memperluas keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam proses pendidikan, mulai penyusunan kurikulum, dosen praktisi, pembimbingan magang hingga penyelesaian tugas akhir mahasiswa.

Selain itu, penerapan Outcome Based Education (OBE) diarahkan untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi dan profil profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Direktur Polinema juga mengingatkan para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar pendidikan. Penguasaan keterampilan teknis (hard skill) harus diimbangi kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, kepemimpinan, serta karakter yang tangguh.

“Jadilah pembelajar sepanjang hayat. Terus perbarui pengetahuan dan keterampilan, terbuka terhadap teknologi baru, serta mampu beradaptasi dengan perubahan,” pesannya.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Polinema juga mencatatkan prestasi membanggakan. Dua hari sebelum pelaksanaan wisuda, Polinema meraih Juara I kategori Perguruan Tinggi Negeri dalam ajang Mandaya Award 2026 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI.

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Polinema dalam mewujudkan kampus berdampak melalui pemberdayaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Direktur Polinema menyampaikan apresiasi kepada orang tua wisudawan yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Polinema.

Ia berharap para lulusan mampu meraih kesuksesan dalam karier sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.(Djoko W)

http://Polinema.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *