Malangpariwara.com – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang memasang target penambahan perolehan kursi di DPRD Kota Malang menjadi 10 hingga 11 kursi.
Penguatan struktur partai hingga tingkat ranting dan perluasan komunikasi lintas kelompok masyarakat menjadi bagian dari strategi yang disiapkan.
Arahan tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih, jelang reses anggota Fraksi PKB DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, Rabu (4/11/2026).
Hikmah menegaskan, PKB sebagai partai terbuka harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Meski tetap memperkuat basis tradisional Nahdlatul Ulama (NU), PKB juga perlu menyapa kelompok masyarakat di luar basis tersebut.
Menurutnya, partai tidak bisa hanya mengandalkan segmen pemilih yang sama karena berpotensi mengalami kejenuhan. Karena itu, pendekatan yang inklusif diperlukan untuk memperluas ruang komunikasi dengan masyarakat.
“PKB itu asas pertamanya partai terbuka, partai yang inklusif. Kita pasti mengedepankan dan menguatkan basis suara dari Nahdlatul Ulama, tetapi juga wajib menyapa segmen yang lain,” ujarnya.
Dalam penguatan organisasi, Hikmah menekankan pentingnya keberadaan tokoh-tokoh masyarakat di tingkat pengurus ranting. Keterlibatan tokoh muda maupun tokoh senior dinilai menjadi modal untuk memperkuat struktur sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Selain itu, strategi pendekatan tidak bisa diseragamkan antar kecamatan. Setiap wilayah memiliki karakteristik demografi dan kebutuhan masyarakat yang berbeda sehingga program yang disusun harus menyesuaikan kondisi setempat.
Ia mencontohkan, pendekatan di Kecamatan Klojen tidak bisa disamakan dengan Kedungkandang. PKB perlu memahami karakter masyarakat masing-masing wilayah sebelum menentukan desain program yang tepat.
“Harus sesuai dengan situasi dan kondisi demografi masing-masing anak cabang. Tidak semuanya hanya diundang lalu diajak diskusi. Harus dicari desain program yang tepat,” jelasnya.
Terkait target politik, Hikmah menyebut penambahan kursi bukan perkara mudah. Namun, DPC PKB Kota Malang tetap menargetkan perolehan 10 hingga 11 kursi pada pemilu mendatang.
Blimbing dan Lowokwaru menjadi dua kecamatan yang secara khusus disebut sebagai wilayah sasaran penambahan masing-masing satu kursi. Selain itu, peluang penambahan juga terbuka di Sukun, Kedungkandang, maupun Klojen.
“Berat, tetapi bismillah. Targetnya 10 sampai 11 kursi. Blimbing dan Lowokwaru pasti, kita tambah satu-satu,” ungkapnya.
Hikmah menambahkan, perencanaan strategi pemenangan telah disusun dengan mempertimbangkan data dan pemetaan wilayah. Namun, detail strategi tersebut tidak disampaikan secara terbuka.
Arahan menjelang reses ini sekaligus menegaskan pentingnya anggota legislatif membangun komunikasi dengan masyarakat.
Reses menjadi salah satu ruang untuk menyerap aspirasi sekaligus memahami persoalan dan kebutuhan warga di daerah pemilihan.(Djoko W)







