Kopmen SBW Malang Bidik One Stop Service, Siapkan Usaha Perumahan hingga Tabungan Emas

Berita2 views

Malangpariwara.com – Koperasi Pemberdayaan Wanita (Kopmen) Setia Budi Wanita (SBW) Malang mulai memperluas strategi pengembangan usaha untuk menghadapi tantangan ekonomi 2027.

Tidak sekadar memperkuat unit usaha yang sudah berjalan, koperasi ini membidik konsep One Stop Service agar kebutuhan ekonomi, perlindungan aset, hingga pemberdayaan anggota dapat terlayani dalam satu ekosistem.

Arah pengembangan tersebut dibahas dalam Pra-Rapat Anggota Rencana Kerja, Anggaran Pendapatan dan Belanja (Pra-RAPB) serta Kepengawasan Tahun Buku 2027.

Mengusung tema “Menjemput Secercah Harapan di Masa Penuh Tantangan”, forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus pematangan program kerja bersama perwakilan kelompok dan anggota.

Ketua Umum Kopmen SBW Malang, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., mengatakan tema tersebut mencerminkan kondisi ekonomi ke depan yang penuh dinamika. Karena itu, koperasi dituntut tidak hanya menjaga keberlangsungan organisasi, tetapi juga mampu membaca peluang dan menghadirkan inovasi usaha.

Menurut Sri Untari, tantangan 2027 harus dihadapi dengan pengelolaan organisasi yang profesional serta pengembangan unit usaha yang adaptif. Dengan demikian, koperasi tetap mampu mempertahankan kepercayaan anggota sekaligus memperluas manfaat ekonominya.

“Kami menyadari tahun 2027 membawa tantangan yang tidak mudah. Namun, selalu ada secercah harapan bagi kita untuk menjalankan organisasi dan unit usaha SBW secara optimal, sekaligus membuktikan eksistensi koperasi yang profesional dan terpercaya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah rencana pengembangan usaha pun disiapkan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah optimalisasi aset lahan milik SBW di kawasan Tawangargo untuk pengembangan usaha perumahan.

Selain itu, SBW berencana memperluas lini usaha Kafe Kedai Cahaya Baru serta menghadirkan program kepemilikan tabungan emas batangan melalui skema safe haven dengan menggandeng PT Pegadaian.

Diversifikasi tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat sumber pendapatan sekaligus memperluas layanan ekonomi bagi anggota. Melalui konsep One Stop Service, SBW ingin membangun ekosistem koperasi yang tidak hanya menyediakan layanan usaha, tetapi juga membuka akses pengembangan aset dan perlindungan nilai kekayaan anggota.

Di sisi lain, Sri Untari menegaskan bahwa penguatan koperasi tidak cukup hanya bertumpu pada ekspansi bisnis. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan keterlibatan anggota tetap menjadi fondasi penting agar seluruh program dapat berjalan berkelanjutan.

Karena itu, sejumlah agenda penguatan internal akan terus dilaksanakan, mulai dari deep meeting bersama Penanggung Jawab Kelompok (PJK), kegiatan outbound, hingga edukasi rutin melalui program daring “I Love SBW” menggunakan platform Zoom.

Program edukasi tersebut akan digelar setiap bulan dengan materi yang disesuaikan kebutuhan dan perkembangan zaman. Langkah ini diharapkan memperkuat pemahaman anggota terhadap organisasi, meningkatkan partisipasi, sekaligus membangun kesamaan visi dalam mengembangkan koperasi.

Sri Untari menegaskan, seluruh rencana strategis tersebut pada akhirnya harus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan anggota. Keterbukaan informasi dan sosialisasi program menjadi bagian penting agar anggota memahami arah pengembangan koperasi serta dapat berpartisipasi aktif.

“Seluruh langkah ini bermuara pada satu tujuan, yakni peningkatan kesejahteraan anggota. Melalui sosialisasi dan keterbukaan program, kami ingin SBW terus menjadi koperasi rujukan yang kompeten, akuntabel, dan solutif bagi masyarakat luas,” pungkasnya.(Djoko W)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *