Arief Wahyudi SH: “DUKA AREMA DUKA DUNIA”

Rabu, 5 Oktober 2022

Malangpariwara.com
Suasana duka, Doa bersama, renungan tragedi hingga saat ini masih membekas di hati Aremania sejagad. Bahkan Kota Kota lain Pecinta Bola ikut menyuarakan keadilan serta doa bersama.

Anggota DPRD Kota Malang dari FPKB Arief Wahyudi.SH menceritakan kepada Malangpariwara usai Takziah kerumah salah satu korban pasangan suami istri warga jL Bareng Raya 2 G no 102 RT 14 RW 08 pada hari Minggu 2 Oktober 2022 lalu

“Saya ikut takziah atas wafatnya suami istri Muhammad Yulianton dan Devi Ratnasari yang wafat pada tragedi kemanusiaan pasca pertandingan AREMA vs PERSEBAYA. Kedua pasutri korban tragedi Kanjuruhan, di makamkan di TPU Mergan,” terangnya.

Pria akrap dipanggil AW melihat Muhammad Alfiansyah putra semata wayang almarhum dan almarhumah dengan tatapan mata yang kosong mungkin belum memahami benar apa yang terjadi.

Anak berusia 11 tahun sudah harus hidup tanpa Ayah dan Ibu karena kecintaan sang ayah bunda terhadap tim sepakbola kebanggaan Masyarakat Kota Malang yaitu Arema FC, dan kecerobohan serta kesembronoan aparat pengamanan yang begitu mudahnya menembakkan gas air mata pada lokasi yang salah sehingga merenggut ratusan korban meninggal dan luka luka.

Sebesar apapun pertandingan yang dilakoni Arema baik menang maupun kalah, boleh dikatakan Aremania tidak akan melakukan kerusuhan dengan niat merusak fasilitas apa lagi menciderai pemain maupun official karena mereka semua adalah manusia.

Aremania cinta damai, itulah slogan yang selama ini disandang oleh pendukung Arema dan itu telah dibuktikan sejak lama.

“Saya faham benar hal tersebut karena saya termasuk fanatik terhadap Arema dan sangat sering mengikuti baik pertandingan home maupun away, bahkan mulai awal dibentuk dan mengikuti kompetisi Galatama dengan home base stadion Gajayana saya selalu aktif hadir di tribun, maklum rumah saya hanya tinggal nyebrang jalan sudah sampai stadion.
Sehingga kalau ada pihak pihak yang langsung menyalahkan suporter dalam hal ini Aremania saya yakin orang tersebut adalah bodoh dan tidak faham Aremania,” ucapnya.

Sebagian Aremania masuk lapangan beberapa saat setelah peluit panjang dibunyikan bukan untuk menyerang , tapi ingin menunjukkan rasa empatynya terhadap tim yang didukungnya karena kekalahan dalam laga tersebut. Mereka merangkul, menyalami dan memberi semangat kepada tim kebanggaannya, bukan untuk menyerang seperti yang disampaikan oleh Ade Armando yang menggunakan logika otak miringnya.

Terlepas dari itu semua hari hari ini Bangsa Indonesia berkabung atas tragedi kemanusiaan Kanjuruhan, dan bahkan Presiden pun turun tangan secara langsung dengan memerintahkan pengusutan secara tuntas atas tragedi dunia ini, termasuk upaya upaya pemulihan minimal memberikan perhatian secara langsung terhadap orang orang yang ditinggalkan para kurban tragedi kemanusiaan ini.

Muhammad Alfiansyah adalah salah satu dari ratusan orang yang ditinggalkan oleh orang terdekatnya. Di tempat lain tentunya duka yang sangat dalam juga dirasakan oleh mereka yang ditinggalkan oleh sanak keluarganya dan seluruh jiwa Arema menangis , Bangsa Indonesia berduka , bahkan duniapun ikut berbela sungkawa atas tragedi ini.

Sebagai bagian dari Arema, kita harus berani melangkah dan bertindak secara riil dan nyata untuk meringankan beban dari keluarga kurban.
Saya sangat mendukung dan akan ikut berpartisipasi aktif dalam setiap langkah didalam
memberikan perlindungan , pengusutan sampai tuntas atas tragedi kemanusiaan ini.

Disamping hal tersebut , sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama merupakan tantangan tersendiri himbauan dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama agar seluruh komponen NU mampu memberikan pendampingan terhadap anak anak yang ditinggalkan sampai anak anak tersebut mandiri, dan tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya sesaat walaupun hal tersebut baik dan juga harus dijalankan sebagai bentuk empaty dan ungkapan rasa duka yang mendalam.

Di sisi pemerintahan, saya akan terus mendorong kehadiran Pemerintah agar mampu memberikan perhatian lebih terutama ketika sepeninggal Almarhum maupun almarhumah kurban tragedi kemanusiaan Kanjuruhan ada anak atau keluarga yang membutuhkan bantuan dari Pemerintah.

Semua adalah takdir dari Allah SWT, semoga seluruh almarhum dan almarhumah kurban tragedi kemanusiaan Kanjuruhan mendapatkan Surga dari Allah SWT , dan bagi keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan selalu dalam lindungan yang Maha Kuasa.(Djoko W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.