Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya Kampanyekan Kesadaran Kekerasan dalam Pacaran di Blitar

Kamis, 6 Juni 2024

Malangpariwara.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya, menggelar acara kampanye bertajuk “Against Dating Violence” yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan dalam pacaran (KDP) di kalangan siswa SMA.

Acara yang diadakan di Blitar ini melibatkan sekitar 650 siswa dari SMKN 3 Blitar dan SMAN 3 Blitar.

Kegiatan yang dihadiri oleh beberapa guru pendamping ini, diawali di SMAN 3 Blitar, bertempat di GOR Sekolah. (26/5/24)

Acara dibuka oleh Kepala Sekolah, Rudy Hartono, S.Pd, M.Pd, dan dihadiri oleh beberapa guru pendamping, termasuk bagian kemahasiswaan dan Ibu Laili, guru Bimbingan Konseling (BK). Acara ini tergelar di Bussines Centre Atas (BCA) SMKN 3 Blitar.

Dalam sambutannya, Karjati Soemarmi, S.Pd, Waka Kesiswaan didapingi Enny, guru BK, dan guru-guru lainnya.

Acara semakin meriah dipandu Farhan Mahally dan Lovanda Khansa Adara, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya, yang berhasil mengemas acara dengan cara yang ringan, seru, dan menyenangkan.

Mereka mempersembahkan berbagai aktivitas seperti game, role play, sharing, dan flash mob untuk menyampaikan materi KDP dengan lebih efektif kepada para siswa.

Yuyun Agus Riani, Ph.D saat memaparkan materi (Idt)

Pada materi pertama Sebagai Yuyun Agus Riani, Ph.D, memaparkan definisi dan jenis-jenis KDP, termasuk kekerasan fisik, seksual, verbal/emosional, sosial, ekonomi, serta kekerasan pacaran digital (Digital Dating Violence/DDV). Disusul pemateri kedua, Wifka Rahma Syauki, M.Si, memberikan penjelasan mendalam tentang DDV dan bahaya yang mengintai di balik pergaulan online. Ia juga mengingatkan siswa untuk waspada terhadap love scam dan jenis-jenis penipuan lainnya.

Interaksi dengan peserta semakin meriah dengan berbagai game dan role play yang disertai door prize menarik. Para siswa terlibat aktif, berbagi pengalaman, dan memahami lebih dalam tentang bahaya KDP dan DDV. Ibu Yuyun melanjutkan dengan pembahasan dampak KDP dan DDV pada remaja, sementara Ibu Wifka menutup sesi dengan metode pencegahan dan cara-cara merespons KDP dan DDV.

Pemateri ke 2 Wifka menutup sesi dengan metode pencegahan dan cara-cara merespons KDP dan DDV.(Djoko W)

Antusiasme siswa mendapatkan apresiasi tinggi dari tim pengabdian masyarakat Brawijaya.

Acara ditutup dengan flash mob tari Poco-poco dan ikrar bersama dari siswa SMAN 3 dan SMKN 3 Blitar untuk melawan “Kekerasan dalam Pacaran,” yang dipandu oleh kedua MC.

Kampanye ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa-siswi SMA tentang KDP, membentuk sikap anti-KDP, serta mendorong perilaku untuk mencegah dan merespons kekerasan dalam pacaran.(Djoko W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *