Malangpariwara.com – Ratusan peserta didik baru MAN 2 Kota Malang memulai perjalanan mereka di jenjang pendidikan madrasah melalui pembukaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) dan Openaba 2026, Senin (6/7).
Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (11/7) itu menjadi momentum awal pengenalan lingkungan madrasah sekaligus penanaman budaya berprestasi yang telah menjadi identitas MAN 2 Kota Malang.

Kegiatan dibuka melalui apel di Lapangan Basket MAN 2 Kota Malang pada pukul 07.00 WIB yang diikuti seluruh peserta didik baru, guru, tenaga kependidikan, serta panitia.
Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat sebagai tanda dimulainya rangkaian pengenalan budaya akademik, karakter, dan kehidupan madrasah.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menegaskan bahwa MATAMUDA bukan sekadar kegiatan orientasi, melainkan pintu masuk bagi peserta didik untuk mengenali potensi diri sekaligus membangun karakter selama menempuh pendidikan.
“MATAMUDA merupakan masa penting bagi seluruh peserta didik baru. Melalui seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan, mereka dapat mengeksplorasi potensi, mengenal budaya madrasah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat berprestasi. Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap kegiatan dengan penuh antusias, disiplin, dan rasa tanggung jawab sehingga menjadi bekal meraih kesuksesan selama belajar di MAN 2 Kota Malang,” ujarnya.
Semangat yang sama juga disampaikan Ketua OSIS MAN 2 Kota Malang, Ahmad Dizzy Haikal El Malik.
Ia mengajak seluruh peserta didik baru untuk berani beradaptasi, mengenal teman-teman baru, serta aktif mengikuti setiap agenda selama MATAMUDA berlangsung.
“Jangan ragu untuk beradaptasi, mengenal teman-teman baru, serta aktif dalam setiap kegiatan. Semoga MATAMUDA menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menjadi awal terbentuknya kebersamaan sebagai keluarga besar MAN 2 Kota Malang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MATAMUDA 2026, Muhammad Zaki Abdillah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik kelas X yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar MAN 2 Kota Malang.
Menurutnya, selama kegiatan berlangsung para peserta akan diperkenalkan dengan lingkungan madrasah, sistem pembelajaran, tata tertib, budaya, hingga nilai-nilai yang menjadi karakter khas MAN 2 Kota Malang.

Usai pembukaan, seluruh peserta mengikuti sesi pembekalan di aula.
Berbagai materi diberikan untuk memperkenalkan lingkungan madrasah, budaya belajar, tata tertib, serta pembentukan karakter agar peserta didik mampu beradaptasi dengan baik sejak awal memasuki dunia pendidikan di MAN 2 Kota Malang.
Pembukaan MATAMUDA tahun ini memiliki makna tersendiri karena berlangsung di tengah capaian prestasi akademik MAN 2 Kota Malang yang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah.
Sebelumnya, pada kunjungannya ke MAN 2 Kota Malang, Selasa (30/6), Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., memberikan perhatian khusus terhadap dominasi prestasi madrasah tersebut pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) selama satu dekade terakhir.
Menurut Wakil Menteri Agama, keberhasilan MAN 2 Kota Malang menjadi juara umum OSN dalam beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan peserta didik dengan penguasaan ilmu pengetahuan yang tinggi.
“Keberhasilan MAN 2 Kota Malang dalam meraih prestasi juara umum pada Olimpiade Sains Nasional beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa murid madrasah mampu menguasai ilmu pengetahuan secara luar biasa. Capaian ini menjadi bagian dari redefinisi pendidikan Islam di Indonesia.
Ketika agama diajarkan secara substantif, maka peserta didik juga akan mampu menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan,” ungkapnya.
Ia menilai prestasi tersebut sekaligus mematahkan anggapan bahwa madrasah hanya berfokus pada pendidikan agama. Sebaliknya, madrasah kini mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat sekaligus kompetensi akademik yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Menanggapi apresiasi tersebut, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, menyatakan keberhasilan meraih prestasi OSN secara konsisten merupakan hasil kolaborasi seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, guru pembimbing, tenaga kependidikan, hingga dukungan komite madrasah.
“Prestasi juara umum OSN berturut-turut yang diraih murid MAN 2 Kota Malang merupakan hasil kerja keras murid, guru pembimbing, serta dukungan komite dan seluruh warga madrasah.
Apresiasi dari Wakil Menteri Agama RI menjadi energi baru bagi kami untuk terus menjaga budaya berprestasi di lingkungan madrasah. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi peserta didik untuk terus berkarya dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Melalui MATAMUDA dan Openaba 2026, MAN 2 Kota Malang berharap seluruh peserta didik baru tidak hanya mampu mengenali potensi diri dan beradaptasi dengan lingkungan madrasah, tetapi juga mewarisi budaya akademik yang telah mengantarkan sekolah tersebut menjadi salah satu madrasah berprestasi di Indonesia.
Dengan fondasi karakter, kedisiplinan, dan semangat berprestasi yang ditanamkan sejak hari pertama, MAN 2 Kota Malang optimistis terus mencetak generasi berakhlakul karimah, unggul dalam sains, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.(Djoko W)






