Wamenag Apresiasi Tradisi Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah

Malangpariwara.com – MAN 2 Kota Malang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu madrasah unggulan di Indonesia.

Tidak hanya konsisten mencetak prestasi akademik melalui dominasi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) selama satu dekade terakhir, madrasah ini juga ditetapkan sebagai percontohan nasional dalam penguatan tata kelola komite madrasah oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama RI.

Pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas MAN 2 Kota Malang tidak hanya diukur dari prestasi peserta didik, tetapi juga dari sistem tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Apresiasi terhadap capaian akademik MAN 2 Kota Malang sebelumnya disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., saat berkunjung ke madrasah tersebut pada 30 Juni lalu.

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., saat berkunjung ke madrasah (ist)

Dalam kunjungannya, Wamenag menyebut keberhasilan MAN 2 Kota Malang meraih prestasi juara umum Olimpiade Sains Nasional dalam beberapa tahun terakhir menjadi kebanggaan Kementerian Agama sekaligus membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional.

“Keberhasilan MAN 2 Kota Malang dalam meraih prestasi juara umum pada Olimpiade Sains Nasional membuktikan bahwa murid madrasah mampu menguasai ilmu pengetahuan secara luar biasa. Capaian ini menjadi bagian dari redefinisi pendidikan Islam di Indonesia.
Ketika agama diajarkan secara substantif, maka peserta didik juga mampu menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Menurutnya, prestasi tersebut mematahkan anggapan bahwa madrasah hanya unggul dalam pendidikan keagamaan.
Sebaliknya, madrasah telah menunjukkan kemampuannya melahirkan generasi berkarakter sekaligus memiliki kompetensi akademik yang tinggi.

Tak berhenti pada prestasi akademik, MAN 2 Kota Malang kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional melalui aspek tata kelola kelembagaan.

Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama RI menjadikan MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu model percontohan nasional dalam penguatan peran dan tata kelola komite madrasah.(Ist)

Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama RI menjadikan MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu model percontohan nasional dalam penguatan peran dan tata kelola komite madrasah.

Pengakuan tersebut ditandai dengan keikutsertaan MAN 2 Kota Malang dalam Koordinasi Teknis Penguatan Peran dan Tata Kelola Komite Madrasah yang digelar secara hybrid di Hotel Swiss-Berlinn Kemayoran, Jakarta.

Kegiatan itu diikuti jajaran Direktorat KSKK Madrasah, Kanwil Kementerian Agama, kepala madrasah, ketua komite, serta unsur Pendidikan Madrasah dari seluruh Indonesia.

Direktur KSKK Madrasah, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa komite madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam forum tersebut, Ketua Komite MAN 2 Kota Malang, Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd., dipercaya menjadi narasumber untuk memaparkan praktik baik pengelolaan komite madrasah.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan organisasi komite dibangun melalui AD/ART yang jelas, tata kelola organisasi yang tertib, serta sinergi dengan manajemen madrasah melalui Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM).

Salah satu aspek yang mendapat perhatian adalah sistem pengelolaan keuangan komite yang dilakukan secara transparan sejak tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan.

Seluruh program komite juga diselaraskan dengan RKAM sehingga mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., mengatakan berbagai pengakuan yang diterima merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan tradisi juara OSN merupakan buah kerja keras peserta didik, guru pembimbing, tenaga kependidikan, komite, dan seluruh warga madrasah.

Sementara tata kelola komite yang profesional menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan program pendidikan.

“Komite MAN 2 Kota Malang tidak hanya memberikan dukungan terhadap program madrasah, tetapi juga mengelola keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh pengelolaan anggaran disinergikan dengan RKAM sehingga setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menambahkan, apresiasi dari Wakil Menteri Agama maupun kepercayaan Direktorat KSKK menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus mempertahankan budaya berprestasi sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan.

Dengan capaian tersebut, MAN 2 Kota Malang semakin mengukuhkan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik tingkat nasional, tetapi juga menjadi rujukan dalam tata kelola kelembagaan.

Sinergi antara manajemen madrasah dan komite diharapkan dapat menjadi referensi bagi madrasah lain di Indonesia dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.(Djoko W)