Polinema Edukasi Pembuatan Sabun Cuci Tangan di SD Mutiara Harapan Lawang, Perkuat Budaya PHBS di Sekolah

MALANGPARIWARA.COM – Komitmen mendukung penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah terus diwujudkan Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang (Polinema). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen menggelar edukasi sekaligus praktik pembuatan sabun cuci tangan di SD Mutiara Harapan Lawang, Kabupaten Malang.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026) tersebut mengusung tema “Edukasi dan Praktik Pembuatan Sabun Cuci Tangan di SD Mutiara Harapan Lawang untuk Mendukung Program Hidup Bersih dan Sehat”. Program ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Tim PKM Polinema, Rosita Dwi Chrisnandari, S.Si., M.Si., mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga sekolah mengenai pentingnya PHBS sekaligus membekali mereka dengan keterampilan membuat sabun cuci tangan secara mandiri.

“Kami ingin para pendidik tidak hanya memahami teori mengenai kebersihan tangan, tetapi juga mampu mempraktikkan pembuatan sabun cuci tangan. Hasil produksinya dapat dimanfaatkan langsung di lingkungan sekolah untuk mendukung budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen memberikan materi mengenai prinsip dasar pembuatan sabun cuci tangan, fungsi setiap bahan baku, hingga cara kerja sabun dalam mengangkat kotoran serta membantu mengurangi mikroorganisme pada tangan.

Setelah sesi teori, para guru mengikuti praktik langsung mulai dari penakaran bahan, proses pencampuran dan homogenisasi, penambahan pewangi dan pewarna, hingga pengemasan sabun ke dalam botol. Pendampingan dilakukan secara intensif agar peserta memahami seluruh tahapan produksi dengan benar.

Selain pelatihan, Tim PKM Polinema juga menyerahkan kit pembuatan sabun cuci tangan beserta produk sabun cair hasil praktik kepada SD Mutiara Harapan Lawang sebagai bentuk keberlanjutan program.

Menurut Rosita, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembiasaan mencuci tangan di sekolah sekaligus media pembelajaran sederhana tentang penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala SD Mutiara Harapan Lawang, Sri Purwahyuningsih, S.Pd., mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi sekolah.

“Edukasi dan praktik pembuatan sabun cuci tangan ini sangat bermanfaat. Selain menambah wawasan guru, kegiatan ini juga mendukung pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah,” katanya.

Jurusan Teknik Kimia Polinema bersinergi antara perguruan tinggi dan sekolah.(Ist)

Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknik Kimia Polinema berharap sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus terjalin. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.(Djoko W)

http://Polinema.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *