MALANGPARIWARA.COM – Badan Pimpinan Nasional Asosiasi Tenaga Ahli dan Terampil Indonesia (BPN APTAKSINDO) memperkuat program sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan tenaga kerja di Jawa Timur.
Langkah ini menjadi tindak lanjut Musyawarah Nasional (Munas) III BPN APTAKSINDO dan BPN PERJASI yang digelar 12–13 Agustus 2026 di Surabaya.
Pendiri APTAKSINDO Muhammad Ali Zaini langsung melakukan road show ke sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur untuk mensosialisasikan sertifikasi kompetensi jasa konstruksi dan non jasa konstruksi yang mengacu standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Road show perdana berlangsung di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Jumat (21/8/2026). Ali Zaini berdiskusi dengan Dekan Fakultas Teknik UB Prof. Ir. Hadi Suyono dan Wakil Dekan I Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko terkait peluang sertifikasi bagi mahasiswa.
Ali menegaskan, sertifikasi penting untuk melengkapi ijazah akademik sehingga lulusan memiliki kompetensi yang terukur dan lebih siap memasuki dunia kerja.
“Saya berharap ke depan mahasiswa sudah mempunyai kompetensi lebih sebagai tenaga terampil ahli. Selain punya ijazah sarjana. Artinya SDM yang siap kerja,” ujar Ali.
Dekan Fakultas Teknik UB Prof. Hadi Suyono menyatakan dukungannya. Menurutnya, dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi profesional yang terukur.
Program tersebut juga telah berjalan di sejumlah wilayah. APTAKSINDO bekerja sama dengan PT Utama Lestari Indonesia membentuk tempat uji kompetensi di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Sepanjang 2025, sebanyak 1.800 orang disebut telah memperoleh Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).
Selain memperluas peserta sertifikasi, APTAKSINDO menyiapkan program pembentukan asesor kompetensi bidang jasa konstruksi di Surabaya selama lima hari.
“Terdekat akan membuat asesor kompetensi. Selain SDM yang sertifikat, juga asesor kompetensi yang akan dilaksanakan di Surabaya selama lima hari,” jelas Ali.
Setelah UB, road show dilanjutkan ke Universitas Widya Gama Malang. Ali Zaini bersama jajaran pengurus bertemu Wakil Rektor III Prof. Dr. Ana Sopanah Supriyadi untuk membahas peluang kolaborasi sertifikasi mahasiswa.
Prof. Ana menyambut positif program tersebut karena sertifikasi dapat memberikan pengakuan atas kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Ali Zaini didampingi Pengurus Pusat APTAKSINDO Syahreni, Sugiharto, S.E., M.Si., dan Izza Tias, S.E. Ia menegaskan, penguatan SDM menjadi salah satu fokus APTAKSINDO pasca-Munas III.
“Target kita adalah bagaimana mahasiswa ketika lulus tidak hanya membawa ijazah sarjana, tetapi juga mempunyai kompetensi yang diakui. Dengan begitu, mereka benar-benar menjadi SDM yang siap kerja,” tegasnya.
Road show ke PTN dan PTS di Jawa Timur akan terus dilanjutkan untuk memperluas akses sertifikasi sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah kebutuhan dunia industri yang semakin kompetitif. (Djoko W)








