SURABAYA,MALANGPARIWARA.COM – MAN 2 Kota Malang membawa karya inovatif dan deretan prestasi siswa dalam Expo Madrasah Jawa Timur 2026 yang digelar Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Selasa (1/9/2026).
Keikutsertaan ini menjadi momentum bagi madrasah untuk menunjukkan bahwa kreativitas, inovasi, riset, dan prestasi siswa mampu menjadi kekuatan pendidikan madrasah.
Expo yang berlangsung di Aula Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Jawa Timur tersebut mempertemukan madrasah negeri dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), hingga Madrasah Aliyah Negeri (MAN).
Mengusung tema “Dari Madrasah Lahir Karya, Menginspirasi Dunia”, kegiatan ini menjadi etalase bagi madrasah untuk memperkenalkan karya, inovasi pembelajaran, produk unggulan, hasil riset, serta berbagai capaian akademik dan non akademik.
Kemenag Kota Malang turut ambil bagian dengan menghadirkan enam madrasah negeri dalam satu stan. Mereka adalah MAN 2 Kota Malang, MAN 1 Kota Malang, MTsN 1 Kota Malang, MTsN 2 Kota Malang, MIN 1 Kota Malang, dan MIN 2 Kota Malang.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan beragam potensi pendidikan madrasah di Kota Malang. Tidak hanya menampilkan produk dan karya siswa, stan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai inovasi serta prestasi yang telah diraih masing-masing madrasah.
Di antara peserta, MAN 2 Kota Malang tampil dengan sejumlah karya inovatif dan prestasi siswa. Kehadiran mereka sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas ruang apresiasi terhadap kreativitas dan kemampuan peserta didik.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., mengatakan expo menjadi kesempatan penting bagi madrasah untuk menunjukkan hasil kerja dan kreativitas siswa kepada masyarakat.
“Expo Madrasah ini menjadi ruang bagi kami untuk menampilkan karya, inovasi, dan prestasi yang telah dihasilkan siswa MAN 2 Kota Malang. Ini sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kerja keras anak-anak, serta menjadi motivasi agar mereka terus berkarya dan berprestasi,” ujarnya.
Menurut Samsudin, keberadaan madrasah tidak sebatas sebagai tempat berlangsungnya proses pembelajaran. Madrasah juga memiliki peran dalam membentuk karakter sekaligus mendorong lahirnya kreativitas, inovasi, riset, dan prestasi siswa.
“Kami ingin menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat tumbuhnya kreativitas, inovasi, riset, karakter, dan prestasi. Dari madrasah lahir karya yang menginspirasi dunia,” tambahnya.
Expo Madrasah Jatim 2026 juga menjadi ruang bertukar pengalaman dan praktik baik antar madrasah negeri se-Jawa Timur.
Interaksi tersebut diharapkan memperkuat jejaring sekaligus mendorong madrasah terus meningkatkan kualitas program dan karya peserta didik.
Kehadiran enam madrasah negeri dalam satu stan Kemenag Kota Malang menunjukkan bahwa kekuatan pendidikan madrasah dapat dibangun melalui kolaborasi.
Dari ruang pendidikan itulah karya siswa dipertemukan dengan inovasi, prestasi, dan semangat untuk terus berkembang.

Melalui Expo Madrasah Jatim 2026, MAN 2 Kota Malang bersama madrasah negeri lainnya di Kota Malang menegaskan komitmen untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, berkarakter, dan mampu berdaya saing.( Djoko W)






