Alumni MAN 2 Kota Malang Tembus Tilburg University Belanda Lewat KKI UI

MALANGPARIWARA.COM  – Alumni MAN 2 Kota Malang angkatan 2023, Rania, berhasil menembus program Kelas Khusus Internasional (KKI) Universitas Indonesia (UI) dan melanjutkan studi double degree di Tilburg University, Belanda.

Capaian ini menjadi bukti bahwa lulusan madrasah mampu bersaing di pendidikan tinggi internasional. Rania bahkan tercatat sebagai alumni pertama MAN 2 Kota Malang yang melanjutkan studi ke luar negeri melalui jalur KKI UI.

Rania memilih Belanda karena sistem perkuliahannya dinilai cukup familiar bagi mahasiswa Indonesia. Selain kualitas akademik, ia juga mempertimbangkan lingkungan kampus yang mendukung mahasiswa muslim.

“Saya memilih Belanda karena sistem perkuliahannya paling mirip dengan di Indonesia, jadi terasa lebih familiar. Lulusannya juga banyak yang bagus. Selain itu, lingkungannya sangat mendukung dan muslim friendly,” ujar Rania saat berkunjung ke almamaternya.

Perjalanan Rania ke Tilburg University bermula dari KKI UI. Program tersebut membuka peluang bagi mahasiswa untuk menempuh skema double degree maupun single degree melalui kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri.

Saat kembali ke MAN 2 Kota Malang, Rania tak hanya bersilaturahmi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru dan Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., atas dukungan dan doa yang diberikan selama masa pendidikannya.

“Terima kasih banyak untuk Pak Sam atas segala dukungan dan doanya selama ini untuk seluruh siswa. Semoga proses penyusunan skripsi dan sidang saya tahun depan berjalan lancar,” tuturnya.

Kepala MAN 2 Kota Malang Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyambut capaian tersebut dengan bangga. Ia menilai keberhasilan Rania lahir dari kerja keras, ketekunan, serta keberanian memanfaatkan peluang.

“Kami sangat bangga dan bersyukur melihat Rania bisa melanjutkan pendidikan sampai ke Tilburg University, Belanda. Ini menunjukkan bahwa alumni MAN 2 Kota Malang memiliki kemampuan dan daya saing untuk berkiprah di tingkat internasional,” kata Samsudin.

Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membangun karakter, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan keberanian mengejar cita-cita.

“Kami selalu membuka wawasan anak-anak bahwa kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik, termasuk ke luar negeri, sangat terbuka. Tinggal bagaimana mereka mempersiapkan diri, bekerja keras, dan berani mengambil kesempatan,” jelasnya.

Samsudin berharap keberhasilan Rania menjadi inspirasi bagi siswa MAN 2 Kota Malang untuk terus meningkatkan kompetensi, menguasai bahasa asing, dan berani mengambil peluang.

“Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah dicapai. Terus belajar, tingkatkan kompetensi, kuasai bahasa asing, dan manfaatkan setiap peluang untuk berkembang,” pesannya.

Bagi MAN 2 Kota Malang, keberhasilan Rania menjadi dorongan untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan wawasan global siswa.

Kisah Rania menegaskan bahwa perjalanan menuju kampus dunia dapat dimulai dari madrasah. Dengan persiapan, kerja keras, doa, dan keberanian mengambil peluang, lulusan madrasah mampu menembus pendidikan tinggi internasional.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *