MALANGPARIWARA.COM – Kehadiran aparat kewilayahan tak selalu harus menunggu munculnya persoalan.
Dengan komunikasi yang rutin dan kedekatan langsung, berbagai perkembangan di tengah masyarakat dapat diketahui lebih cepat. Prinsip itu dijalankan Serda Fajar, Babinsa Tulusrejo Koramil 0833-05/Lowokwaru, saat melaksanakan anjangsana bersama Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya, Sabtu (12/9).
Anjangsana tersebut menjadi ruang bagi Serda Fajar untuk berinteraksi langsung dengan warga, mendengar informasi maupun aspirasi yang berkembang di lingkungan masyarakat. Suasana berlangsung akrab dan kekeluargaan.
“Menjadi Babinsa bukan hanya soal hadir ketika ada persoalan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa dekat dengan masyarakat, mengenal warga, mendengar keluhan mereka, dan bersama-sama mencari solusi apabila ada permasalahan di lingkungan,” ujar Serda Fajar.
Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dari interaksi langsung dengan warga, berbagai potensi persoalan dapat dikenali lebih awal sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan bersama.
Kehadiran Serda Fajar bersama Bhabinkamtibmas juga memperkuat sinergi TNI-Polri di tingkat kewilayahan. Kolaborasi tersebut tidak sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepedulian dan komunikasi yang responsif terhadap dinamika masyarakat.
Bagi warga, kedekatan aparat menjadi ruang untuk menyampaikan informasi maupun persoalan yang membutuhkan perhatian.
Sebaliknya, bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, interaksi langsung menjadi cara untuk memahami kondisi lingkungan secara lebih nyata.
Dari anjangsana sederhana itu, pesan penting kembali ditegaskan: keamanan dan kenyamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi tumbuh dari komunikasi, kepedulian, dan kebersamaan seluruh warga.(Djoko W)






