Evaluasi Kinerja 2026, FBiPK UB Matangkan Program Kerja 2027

MALANGPARIWARA.COM – Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Kerja Pimpinan Tahun 2026 di Ruang Pertemuan Gedung Sentral 1.1 FBiPK UB, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi capaian kinerja sekaligus penyusunan strategi dan prioritas program kerja tahun 2027.

Rapat dihadiri jajaran pimpinan fakultas, meliputi Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa.

Turut hadir seluruh ketua departemen dan ketua program studi di lingkungan FBiPK UB.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si., yang bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Dekan FBiPK UB, membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya evaluasi sebagai dasar penentuan arah pengembangan fakultas.

“Rapat kerja pimpinan menjadi ruang penting bagi kita untuk melihat kembali capaian yang telah diperoleh selama tahun 2026. Evaluasi tidak hanya melihat apa yang sudah terlaksana, tetapi juga menjadi dasar untuk menentukan bagian mana yang perlu diperkuat dan dikembangkan pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Evaluasi mencakup pelaksanaan program akademik, tata kelola kelembagaan, pengelolaan sumber daya, layanan kemahasiswaan, serta berbagai program pendukung pencapaian indikator kinerja fakultas.

Pembahasan diarahkan untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan aspek yang memerlukan perbaikan.

Hasil evaluasi menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program yang akan dilanjutkan, diperkuat, atau disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan fakultas.

Program yang tidak lagi relevan dengan prioritas maupun indikator penilaian juga ditinjau kembali agar perencanaan 2027 lebih efektif dan terarah.

Noer Rahmi menegaskan bahwa penyusunan program kerja perlu melibatkan seluruh unit agar sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masing-masing.

“Program kerja tahun 2027 perlu disusun berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan nyata di setiap unit. Karena itu, masukan dari departemen dan program studi menjadi bagian penting agar program yang dirancang dapat dijalankan secara efektif dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan akademik maupun nonakademik,” lanjutnya.

Perkuat Sinergi dan Indikator Kinerja

Selain mengevaluasi capaian, rapat kerja juga membahas penguatan koordinasi antara pimpinan fakultas, departemen, dan program studi.

Sinergi lintas unit diperlukan untuk menyelaraskan sasaran, menghindari tumpang tindih kegiatan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya.

Setiap unit didorong menyusun program berdasarkan skala prioritas, indikator capaian yang terukur, dan kebutuhan pengembangan institusi.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus mendukung pencapaian target fakultas dan universitas.

Wakil Dekan Bidang Akademik FBiPK UB, Prof. Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, S.P., M.Sc., menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah kegiatan, tetapi juga oleh tujuan dan kontribusinya terhadap kinerja fakultas.

“Yang menjadi perhatian bukan hanya jumlah kegiatan, tetapi bagaimana setiap program memiliki tujuan, indikator capaian, serta kontribusi yang jelas terhadap prestasi FBiPK. Sinergi seluruh unit menjadi kunci agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai bersama,” ungkap Afifuddin.

Penyelarasan program juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dukungan tata kelola, sumber daya, serta layanan akademik dan nonakademik yang terintegrasi diharapkan mampu menunjang pencapaian target tersebut.

Susun Perencanaan Berkelanjutan

Melalui Rapat Kerja Pimpinan 2026, FBiPK UB berupaya memastikan kesinambungan antara hasil evaluasi dan perencanaan program tahun berikutnya.

Rancangan program kerja 2027 diharapkan lebih sistematis, realistis, dan responsif terhadap kebutuhan fakultas.

Perencanaan berbasis evaluasi ini juga menjadi langkah untuk memperkuat tata kelola yang terarah dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kemahasiswaan, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

FBiPK UB berharap sinergi seluruh unsur pimpinan, departemen, dan program studi dapat mendukung pelaksanaan program secara konsisten serta mendorong peningkatan mutu dan pencapaian kinerja fakultas pada 2027.

#UniversitasBrawijaya_SDG4 #UniversitasBrawijaya_SDG8 #UniversitasBrawijaya_SDG17.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *