Perkuat Kompetensi Mahasiswa, ITN Malang Gandeng Siemens Indonesia dalam Teknologi Simulasi Listrik

Malangpariwara.com – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang energi listrik dengan melakukan kerja sama teknologi dengan Siemens Indonesia.

Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam “Operation Agreement Technology Grant”. Penandatanganan berlangsung di kantor Siemens Indonesia, Jakarta, Selasa (10/03/2026).

Rektor ITN Malang Tandatangani Langsung Kesepakan Kerja Sama

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, menandatangani langsung kesepakatan tersebut. Ia bersama Evan Sinaga selaku Head of SI GSW Indonesia.

Melalui kerja sama ini, Siemens menghibahkan lisensi perangkat lunak SINCAL kepada ITN Malang. Software tersebut menjadi standar simulasi bagi insinyur kelistrikan dan konsultan ketenagalistrikan.

Perangkat lunak itu digunakan untuk merancang dan menganalisis sistem jaringan tenaga listrik skala besar. Teknologi ini juga banyak digunakan dalam proyek sistem ketenagalistrikan nasional.

Dalam pertemuan tersebut hadir Alif Bachtiar sebagai Sales Manager Grid Software Siemens Indonesia. Turut hadir pula pakar energi ITN Malang, Widodo Pudji Muljanto.

Keduanya ikut mengawal jalannya kolaborasi strategis antara kampus dan industri tersebut. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan teknologi di ITN Malang.

Tujuan Kerja Sama ITN Malang dan Siemens Indonesia

Rektor menjelaskan kerja sama ini bertujuan meningkatkan daya saing lulusan. Kampus ingin mahasiswa memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri energi.

“Harapannya, mahasiswa punya kemampuan mendesain dan menganalisis sistem ketenagalistrikan langsung menggunakan tools yang resmi berlisensi dipakai industri termasuk digunakan pihak PT PLN di seluruh Indonesia. Jadi, mereka benar-benar siap memenuhi standar kebutuhan di sektor ketenagalistrikan,” ujar Rektor saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang, Kamis (12/03/2026).

Kerja sama ini juga merupakan hasil jaringan kuat antara alumni, dosen, dan industri. Banyak alumni Teknik Elektro ITN Malang terlibat dalam proyek ketenagalistrikan bersama Siemens.

Sebagian dosen juga aktif sebagai konsultan pada proyek yang melibatkan perusahaan tersebut. Rekam jejak tersebut menjadi dasar kepercayaan Siemens kepada ITN Malang.

Berdasarkan kompetensi tersebut, Siemens memberikan dukungan teknologi kepada kampus. Dukungan ini diharapkan memperkuat pendidikan teknik dan inovasi.

Kerja Sama Dimulai dengan Pelatihan dari Tim Siemens

Rektor menyebut implementasi kerja sama akan segera dimulai. Tahap awal meliputi instalasi software dan pelatihan dari tim Siemens.

Pelatihan tersebut akan diikuti dosen dan mahasiswa ITN Malang. Program ini bertujuan memastikan pemanfaatan teknologi berjalan optimal.

“Ke depan, kami juga akan mengundang mitra strategis dan industri lainnya untuk bersama-sama menggunakan fasilitas ini. Kami melihat Siemens sangat berkomitmen berkolaborasi dengan pendidikan tinggi,” tambahnya.

Saat ini implementasi kerja sama difokuskan pada Program Studi Teknik Elektro. Namun kolaborasi ini berpotensi berkembang ke program studi lain.

Beberapa di antaranya Teknik Mesin dan Teknik Industri. Hal ini sejalan dengan keunggulan Siemens di bidang otomasi industri. (Djoko W)