“Revolusi Kampus! Universitas Muhammadiyah Malang Tawarkan S1-S2 Cuma 10 Semester, Biaya Bisa Gratis”

Malangpariwara.com – UMM Buka Jalur S1–S2 5 Tahun, Hemat Waktu dan Biaya

Raih dua gelar sekaligus dalam lima tahun kini bukan lagi sekadar impian.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendobrak tradisi akademik melalui peluncuran Program Pendidikan S1–S2 Terpadu 10 Semester.

Terobosan ini menjadi jawaban atas kebutuhan efisiensi waktu dan biaya bagi mahasiswa yang ingin menuntaskan jenjang sarjana hingga magister tanpa jeda.

Kepala Biro Pendidikan dan Pengajaran UMM, Zulfatman, Ph.D., menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mempermudah transisi akademik sekaligus memangkas birokrasi dan beban pembiayaan.

“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi alumni UMM untuk melanjutkan studi di kampusnya sendiri. Adaptasi lebih cepat, kesinambungan riset dan publikasi terjaga, serta biaya jauh lebih terjangkau dibandingkan jalur reguler,” ujarnya.

Keunggulan utama program ini terletak pada skema perkuliahan transisi. 

Mahasiswa yang telah memasuki semester tujuh atau delapan dan tengah menyelesaikan skripsi, sudah diperbolehkan mengambil mata kuliah S2—bahkan tanpa biaya tambahan.

“Ketika resmi menjadi mahasiswa S2, mata kuliah tersebut langsung dikonversi. Selama masa transisi, biaya yang dikenakan hanya setara semester delapan S1, sehingga jauh lebih ringan,” jelasnya.

Menariknya, jalur ini tidak eksklusif bagi mahasiswa internal. 

Mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi lain juga dapat bergabung saat memasuki semester tujuh, dengan peluang konversi mata kuliah yang relevan.

Fleksibilitas juga menjadi nilai tambah melalui penerapan sistem pembelajaran hybrid dan blended learning.

Mahasiswa tidak hanya diuntungkan dari sisi waktu, tetapi juga berkesempatan meraih hibah riset, baik nasional maupun internasional, hingga peluang menyelesaikan studi magister secara gratis.

Saat ini, program kesinambungan tersebut telah tersedia pada 15 Program Studi Magister dari berbagai rumpun keilmuan di UMM.

Pendaftaran dibuka setiap awal semester tujuh atau delapan, bertepatan dengan periode pengisian KRS.

Adapun syarat utama meliputi status mahasiswa aktif, telah menempuh minimal 130 SKS, mengantongi SK Tugas Akhir (Skripsi), memiliki IPK minimal 3,25, serta melampirkan surat rekomendasi dari Ketua Program Studi asal dan persetujuan Kaprodi S2 tujuan.

Melalui langkah strategis ini, UMM menegaskan komitmennya sebagai kampus inovatif yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Program S1–S2 Terpadu bukan sekadar percepatan studi, melainkan “jalur cepat” mencetak generasi unggul—siap melesat lebih dini di panggung global. (Djoko W)