Peran Strategis ALISA Khadijah ICMI Jatim di Rakernas III: Dorong Hilirisasi Inovasi dan Penguatan UMKM Halal

BANDUNG, MALANGPARIWARA.COM – Asosiasi Muslimah Pengusaha (ALISA) Khadijah ICMI Jawa Timur menunjukkan peran aktif dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III ALISA Khadijah ICMI yang berlangsung di Bandung, 28–30 Juli 2026.

Forum nasional yang mengusung tema “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Industri Halal Menuju Indonesia Emas” tersebut menjadi wadah konsolidasi sekaligus penyusunan arah strategis pemberdayaan muslimah pengusaha dari 16 wilayah di Indonesia.

Ketua Umum ICMI Pusat, Prof. Arif Satria, dalam arahannya menegaskan bahwa kekuatan ekonomi dunia saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam, tetapi oleh kemampuan suatu bangsa mengembangkan inovasi dan riset berbasis teknologi.

Menurutnya, negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Korea Selatan hingga Tiongkok mampu mempertahankan daya saing karena terus memperkuat ekosistem penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D).

Model tersebut dinilai perlu menjadi inspirasi bagi ALISA Khadijah ICMI dalam membangun ekonomi umat melalui kewirausahaan perempuan.

“Tantangan terbesar saat ini adalah mengubah semangat kegiatan sosial menjadi aktivitas produktif yang memiliki nilai tambah ekonomi. Muslimah harus mampu menjadi pelaku usaha yang inovatif dan berdaya saing,” ungkap Prof. Arif.

Ia juga mendorong penguatan Community-Based Management (CBM) sebagai wadah pembinaan calon pengusaha perempuan, mulai dari skala UMKM hingga berkembang menjadi pelaku industri berbasis teknologi.

Sementara itu, Ketua Umum ALISA Khadijah ICMI, Ina Marlina, MM, menegaskan Rakernas menjadi momentum memperkuat jejaring muslimah pengusaha di seluruh Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi lintas daerah harus dioptimalkan untuk memperkuat ekonomi lokal melalui program inkubasi bisnis, pelatihan, serta pendampingan yang terstruktur sehingga aktivitas sosial dapat berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.

Pada forum tersebut, Ketua ALISA Khadijah ICMI Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, MP, memaparkan capaian organisasi selama periode Juni 2025 hingga Juli 2026.

Selama satu tahun terakhir, ALISA Khadijah ICMI Jatim aktif melaksanakan berbagai program literasi kewirausahaan melalui webinar, pelatihan, workshop, serta menjadi narasumber di berbagai media.

Kegiatan tersebut menyasar pelaku UMKM perempuan di Kabupaten Malang, Kota Batu, Pasuruan, Gresik, Jombang dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Timur.

Tidak hanya itu, organisasi juga intensif melakukan pendampingan peningkatan kesadaran halal, pengembangan UMKM naik kelas, hingga pembinaan bersama berbagai mitra seperti Bank Indonesia, Lazismu, Maybank, organisasi kemasyarakatan Islam, serta sejumlah perguruan tinggi.

Program tersebut diarahkan agar para pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas tata kelola bisnis, mutu produk, mengembangkan inovasi baru sesuai kebutuhan pasar, sekaligus memperkuat kompetensi di bidang industri halal melalui pendampingan Proses Produk Halal (P3H) dan penyelia halal.

Dalam Rakernas itu, ALISA Khadijah ICMI Jawa Timur juga menegaskan komitmennya mendukung hilirisasi hasil riset perguruan tinggi agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Sebagai Ketua Program Studi Pusat Pendampingan Proses Produk Halal Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Elfi tengah mengembangkan inovasi pangan fungsional berbasis pigmen alami dari berbagai tanaman berbunga lokal.

Produk tersebut memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti antosianin, karotenoid, vitamin C, minyak atsiri, hingga zinc yang berpotensi dikembangkan menjadi minuman kesehatan, pangan fungsional, produk herbal, kosmetik, bahkan bahan baku farmasi.

Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, inovasi tersebut juga dinilai berpotensi menjadi ikon eduwisata berbasis sumber daya lokal yang mampu meningkatkan nilai ekonomi daerah.

 

Sebagai tindak lanjut, tim ALISA Khadijah ICMI Jawa Timur turut menyerahkan proposal hilirisasi inovasi kepada BRIN sebagai bentuk upaya mempercepat implementasi hasil penelitian di bidang pangan dan pertanian untuk mendukung ekonomi kreatif, pariwisata, serta penguatan industri halal nasional.

Melalui Rakernas III ini, ALISA Khadijah ICMI berharap sinergi antarwilayah semakin kuat sehingga mampu melahirkan program-program nyata dalam membangun muslimah pengusaha yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing menuju terwujudnya Indonesia Emas.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *